SuryaMalang/

Ekslusif Mobil Baru di Jatim

Jumlah Kendaraan Tak Terkendali, Tambah Kerawanan di Jalan

“Masalah bukan hanya di tengah kota. Di pinggiran kota pun akan muncul kemacetan,"

Jumlah Kendaraan Tak Terkendali, Tambah Kerawanan di Jalan
net
seorang polisi sedang mengatur kemacetan lalu lintas 

SURYA Malang, SURABAYA - Raydian mengaku tidak bisa mengintervensi pembatasan jumlah kendaraan baru tiap tahun.

Namun dia menyadari, selama belum ada sarana transportasi massal yang representatif, warga kota lebih memilih kendaraan pribadi untuk menunjang mobilitasnya.

Begitu juga lambatnya penambahan ruas jalan yang menjadi infrastruktur utama penunjang lalu lintas.

Di 2015 ini, Raydian yakin bahwa titik kepadatan akan semakin bertambah. Jumlah kendaraan yang sulit dikendalikan, akan menambah titik kemacetan dan kerawanan di jalan.

Memang, kata dia, ada penambahan ruas dua arah (frontage road) di Jalan Ahmad Yani.

Penambahan ini diharapkan bisa mengurai beban jalan yang ada selama ini. Namun Raydian mengaku was-was juga.

Pasalnya, akan terjadi bottle neck di sekitar Wonokromo yang tidak lebar jalannya tidak akan bisa menampung serbuan kendaraan dari arah Sidoarjo.

“Masalah bukan hanya di tengah kota. Di pinggiran kota pun akan muncul kemacetan. Karakter jalan di Surabaya ini banyak crossing-nya. Kita juga tidak tahu di mana persebaran mobil baru itu. Jadi pinggir kota bisa saja semacet di jalan-jalan protokol,” kata Raydian.

(Miftah Faridl)

Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help