SuryaMalang/

Malang Raya

Jebol Bui, Tahanan Cabul Sembunyi di Hutan dan Cuma Makan Singkong 22 Hari

"Tersangka ini cukup licin dan kuat sehingga mampu bertahan cukup lama dihutan bersembunyi,"

Jebol Bui, Tahanan Cabul Sembunyi di Hutan dan Cuma Makan Singkong 22 Hari
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Kapolres Batu, AKBP Decky Hendarsono memberikan keterangan penangkapan tahanan pelaku pencabulan anak yang kabur dari tahanan Polsek Batu, Jumat (22/5/2015). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Buron kasus pencabulan anak tiri hingga hamil, Suwasono (35) ternyata memiliki fisik kuat.

Warga Desa Tlekung Kecamatan Junrejo, Kota Batu ini memilih bersembunyi di hutan selama 22 hari usai menjebol jeruji besi.

Ada dua hutan yang dipilih yakni hutan Pinci selama dua hari dan 20 hari di hutan Tegal Tawang Desa Weru Kabupaten Malang.

Baca : Polisi Tembak Tahanan Cabul yang Kabur dari Bui Selama 40 Hari

Kasubag Humas Polres Batu, AKP Waluyo mengatakan, berdasar pengakuan tersangka, ia kabur dari tahanan Polsek Batu pada malam hari tanggal 12 April 2015 dan langsung menuju ke perempatan jalan Selekta Batu.

Tersangka naik ojek menuju ke hutan trincing dan bersembunyi selama dua hari. Selanjutnya tersangka pindah sembunyi di hutan Tegal Tawang selama 20 hari. Selama bersembunyi di hutan, tersangka bertahan dengan makan seadanya mulai ubi dan singkong serta lainya.

Saat bertemu warga di hutan, tersangka tidak segan meminta rokok. Dan di hutan itu, tersangka sempat mencuri uang di saku celana yang ditinggal pemilik di salah satu gubuk senilai Rp 3,6 juta.

"Jadi tersangka ini cukup licin dan kuat sehingga mampu bertahan cukup lama di hutan," ucap Waluyo.

Setelah 22 hari bersembunyi di hutan dan memperoleh uang curian, ungkap Waluyo, tersangka sempat pulang ke rumahnya di Blitar.

Kemudian tersangka juga pergi ke Jakarta beberapa hari.

Halaman
12
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help