Malang Raya

Cleo Teliti Stigma Masyarakat Penyandang Disabilitas Mental dan Fisik

"Grup riset saya melakukan penelitian itu selama empat bulan untuk keperluan ini,"

Cleo Teliti Stigma Masyarakat Penyandang Disabilitas Mental dan Fisik
SURYAMALANG.COM//Sylvianita Widyawati
Cleo Putri 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Cleoputri Al Yusainy PhD (40) menjadi pembicara di seminar bidang kesehatan.

Dosen Psikologi FISIP Universitas Brawijaya (UB) Malang ini membawakan tema "No Health Without Mental Health". Isinya mengenai stigma masyarakat pada disabilitas mental dan fisik, Jumat (12/2/2016).

Beberapa pembicara juga tampil di kegiatan itu.

"Grup riset saya melakukan penelitian itu selama empat bulan untuk keperluan ini," jelas wanita kelahiran Solo, 23 Agustus 1976 ketika bertemu di Fakultas Teknologi Pertanian (FTP) UB usai tampil.

Respondennya adalah 100 mahasiswa FISIP UB karena masih skala kecil untuk kepentingan kegiatan seminar.
Hasilnya, masih ada stigma negatif pada penyandang disabilitas yang mengalami gangguan mental dibandingkan disabilitas gangguan fisik.

Padahal di satu sisi ada pengakuan responden lewat kuisioner teks bisa menerima. Menurut alumnus University of Nottingham Inggris ini, ternyata itu hanya sebatas pengakuan.

"Mungkin buat pencitraan gitu lho," kata wanita berperawakan mungil ini.

Namun pada level tidak disadari, stigma pada penyandang disabilitas fisik dan mental sebenarnya sama negatifnya. Itu dilihatnya dari instrumen ketika mereka memasangkan kata-kata negatif/jelek.

"Spontan tanpa disadari. Tidak bisa dimanipulasi," kata dia.

Ia berharap bisa mengembangkan penelitian ini. Termasuk memperluas responden dengan cara online.

"Nanti ingin juga melakukan riset stigma penyandang disabilitas mental dan fisik pada diri mereka," ujarnya. Apa negatif, positif ingin diketahuinya.

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved