Malang Raya

Digrojok Dana CSR Rp 1 Miliar, Renovasi Taman Slamet Minim, kok Bisa?

“Paving diganti semua dan diperlebar karena yang lama sudah banyak yang ambrol, miring, dan pecah-pecah,"

Digrojok Dana CSR Rp 1 Miliar, Renovasi Taman Slamet Minim, kok Bisa?
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Brabowo
Sejumlah pekerja mengerjakan renovasi taman di Taman Slamet, Kota Malang, Jumat (26/2/2016). Renovasi taman ini menggunakan dana CSR dari PT Bentoel sebesar Rp 1 Miliar dan ditargetkan selesai pada April 2016. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN – Pembenahan Taman Slamet di Kecamatan Klojen, Kota Malang, sangat minim. Dengan dana corporate social responsbility (CSR) Bentoel sebesar Rp 1 miliar, taman itu hanya ditambah lampu taman, diganti seluruh pavingnya, dan didirikan beberapa pergola.

Kepala Bidang Pertamanan Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang Slamet Husnan mengatakan, pembenahan taman memang tidak menyeluruh. Itu sebabnya, proyek pemugaran bisa selesai cepat. Baru mulai dibangun beberapa hari lalu, DKP menargetkan pemugaran rampung pertengahan Maret 2016 mendatang.

“Paving diganti semua dan diperlebar karena yang lama sudah banyak yang ambrol, miring, dan pecah-pecah. Dengan diperlebar, itu nanti bisa dipakai senam dan olahraga. Memang pemugarannya tidak signifikan. Untuk itu juga kami memastikan pembangunan tidak akan merusak tanaman dan pohon yang sudah ada di sana,” kata dia, Jumat (26/2/2016).

Kemarin, para petugas masih membangun tambahan taman itu. Beberapa pergola di lintasan paving sudah dipasang. Sementara penanaman paving baru sedikit yang dilakukan. Tahap awal pemugaran dimulai dari pelepasan paving.

Meski paving dibongkar, para pengunjung taman juga masih tampak. Slamet mengatakan, selama masa pemugaran, pengoperasian taman masih seperti biasa.

“Pemugaran bertahap. Karenanya tidak akan banyak menganggu. Setelah ini jadi, pemakai taman kami harap lebih ramai lagi karena dengan paving yang luas, teman ini lebih cocok sebagai tempat rekreasi warga juga,” tambahnya.

Pada tahun 2016 ini, pembenahan taman dari dana CSR dilakukan di empat tempat. Selain Taman Slamet, CSR juga diberikan untuk Taman Merjosari Taman Mojolangu, dan Alun-alun Merdeka. Penyalur CSR untuk tiap-tiap taman berbeda, yakni Bentoel, Nikko Steel, dan Combine Skate Shop. CSR dipakai antara lain untuk penambahan wahana permainan baru dan perombakan.

Slamet berharap, fasilitas tambahan yang sudah ada dan akan ditambah bakal dijaga oleh warga. Meski DKP akan memperketat keamanan, ia menganggap cara yang paling efektif yakni dari warga.

“Mudah-mudahan semua akan dijaga sehingga tidak cepat rusak. Pembenahan tidak akan ada artinya kalau pada akhirnya tidak dijaga bersama,” tuturnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved