Malang Raya

Ribuan Anak Dapat Bantuan Langsung dari Kemensos Rp 1 Juta per Tahun

Pemerintah memberikan bantuan langsung kepada anak sebesar Rp 1 juta per tahun per anak. Bantuan itu untuk menunjang pengasuhan anak di dalam keluarga

Ribuan Anak Dapat Bantuan Langsung dari Kemensos Rp 1 Juta per Tahun
surya/Hayu Yudha Prabowo
DOA BERSAMA - Khofifah Indar Parawansa, Menteri Sosial RI menyalami anak yatim dan santri dalam doa bersama di Stadion Gajayana Malang, Jumat (25/3/2016). Kementerian sosial akan memberikan bantuan tunai terhadap anak yang tidak mampu lewat transfer rekening sebesar Rp 1 juta per tahun per anak. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Pemerintah memberikan bantuan langsung kepada anak sebesar Rp 1 juta per tahun per anak. Bantuan itu untuk menunjang pengasuhan anak di dalam keluarga.

Menurut Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa, keluarga masih menjadi lembaga pengasuhan anak yang maksimal. Tetapi negara ikut menunjang dan membantu pengasuhan tersebut agar lebih maksimal.

Bantuan yang telah diberikan untuk menunjang pengasuhan anak adalah Kartu Indonesia Pintar dan Kartu Indonesia Sehat. "Selain itu ada juga bantuan langsung kepada anak untuk pengasuhan anak. Sebab pengasuhan anak bisa secara maksimal dilakukan oleh keluarga," ujar Khofifah usai mengikuti doa bersama anak yatim piatu di Stadion Gajayana Kota Malang, Jumat (25/3/2016).

Bantuan langsung itu dikirimkan melalui rekening masing-masing anak. Ribuan anak itu dipayungi dalam Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA).

"LKSA yang memayungi mereka, saat ini ada 5000 LKSA yang sudah kami intervensi. Setiap LKSA paling banyak berisi 125 anak," lanjut Khofifah.

Keseluruhan jumlah LKSA di Indonesia sebanyak 6.800 unit dan 5.000 unit di antaranya sudah dibantu oleh pemerintah.

Bantuan itu diberikan langsung kepada anak untuk membantu kebutuhan mereka. "Meskipun tetap di bawah pengawasan orang tua tetapi langsung diterima anak melalui rekening. Kalau diberikan kepada orang tua, takutnya dipakai untuk bayar utang," imbuhnya.

Karenanya ia mengimbau Bank Indonesia membuat kebijakan agar anak yang berusia kurang dari 17 tahun bisa membuat rekening sendiri.

Rekening anak yang telah dibuat anak untuk menerima bantuan merupakan buah dari hasil diskusi antara Kemensos dan BI tahun lalu. Ia berharap kebijakan itu bisa diterapkan secara menyeluruh.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: musahadah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved