Ramadan 2016

Miniatur Masjid Bersejarah ini Menghabiskan 27 Box Cereal dan 7 Kg Cokelat

Harris Hotel and Conventions membuat replika Masjid Jami Kota Malang dari bahan cereal. Replika itu menghabiskan 27 box cereal

Miniatur Masjid Bersejarah ini Menghabiskan 27 Box Cereal dan 7 Kg Cokelat
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Artist Designer Kiky Heryantoko melakukan finishing pembuatan replika Masjid Agung Jami dari Sereal dan Coklat putih di Harris Cafe, Harris Hotels & Convention Malang, Jumat (10/6/2016). Replika berukuran 110 cm x 110 cm x 100 cm ini dibuat dari 9,45 kg sereal dan 6 kg cokelat putih ini dibuat selama satu bulan dipersembahkan pada tamu yang berkunjung saat Ramadan dan Idul Fitri 

SURYAMALANG.COM, BLIMBING - Untuk memeriahkan Bulan Ramadan tahun ini, Harris Hotel and Conventions membuat Replika Masjid Jami Kota Malang dari cereal.

Chef pembuat replika Masjid Jami, Kiky Heryantoko, mengatakan pembuatan replika masjid Jami ini menghabiskan 27 box cereal yang terdiri dari tiga warna, yakni hijau, merah muda dan kuning.

Berat replika mencapai 9,45 kilogram.

"Menghabiskan waktu pembuatan selama satu bulan penuh untuk membuat replika ini mirip dengan aslinya," aku Kiky saat ditemui di Harris Hotel and Conventions, Jumat (10/6/2016).

Selain bahan tersebut, ia juga menggunakan cokelat.

"Ya memang kami beri sedikit sentuhan cokelat di atapnya. Hanya sedikit saja, cokelat putihnya seberat 6 kg, dan cokelat biasa seberat 1 kg.

Sentuhan cokelat di atas ini cukup membuat kombinasi cereal dengan cokelat semakin hidup," terangnya.

Untuk merekatkan antara cereal, Chef Kiky menggunakan perekat stereofoam.

Nah, yang perlu diingat replika ini bukan untuk dikonsumsi, tetapi untuk hiasan selama bulan Ramadan.

Marcomm Manager Harris Hotel and Conventions, Nicky Olivia mengaatakan replika masjid jami dipilih untuk menghadirkan ikon Kota Malang di hotel.

"Masjid Jami merupakan masjid yang terkenal di Kota Malang.

Nah dengan menghadirkannya di sini, akan menarik minat dari pengunjung di Kota Malang. Sekaligus memperkenalkan ikon Kota Malang juga," tuturnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved