Malang Raya

Pemkot Batu Pastikan Bangunan Bekas Perpustakaan Bukan Aset Daerah

Kabag Humas Pemkot Batu, Sinal Abidin mengatakan, bangunan yang digunakan untuk perpustakaan merupakan bangunan milik warga.

Pemkot Batu Pastikan Bangunan Bekas Perpustakaan Bukan Aset Daerah
SURYAMALANG.COM/Achmad Amru Muiz
Bangunan bekas UPT perpustakaan daerah kota Batu yang telah dikembalikan ke pemiliknya dan kini ditawarkan untuk disewakan, Senin (8/8/2016). 

SURYAMALANG.COM, BATU -  Pemkot Batu memastikan bangunan bekas UPT Perpustakaan bukan aset Pemkot Batu. Dengan demikian Pemkot Batu sudah tidak ada ikatan apapun dengan gedung perpustakaan tersebut setelah pindah ke Balai Kota Among Tani.

Kabag Humas Pemkot Batu, Sinal Abidin mengatakan, bangunan yang digunakan untuk perpustakaan merupakan bangunan milik warga. Dimana karena Pemkot Batu belum memiliki gedung perpustakaan akhirnya dilakukan penyewaan bangunan rumah tersebut.

"Tapi maaf kami tidak tahu berapa nilai sewanya pertahun, namun yang jelas setelah UPT perpustakaan pindah ke Balai Kota Among Tani maka bangunan itu dikembalikan ke pemilik," kata Sinal Abidin, Senin (8/8/2016).

Oleh karena itu, ungkap Sinal Abidin, apabila sekarang ini bangunan bekas perpustakaan Pemkot Batu disewakan oleh pemiliknya maka itu sudah bukan urusan Pemkot Batu.

Sementara sebelumnya sejumlah pihak mempertanyakan aset-aset bangunan bekas kantor SKPD Pemkot Batu. Pasalnya, hingga sekarang kondisi sejumlah aset bangunan tersebut tidak ada perawatan. Dikhawatirkan, apabila aset bangunan tersebut dibiarkan kosong tanpa penghuni maka akan mengalami kerusakan setelah tidak ada perawatan.

"Untuk itu, kami mengharapkan Pemkot Batu segera memanfaatkan aset-aset bangunan bekas kantor SKPD tersebut. Jangan dibiarkan terlalu lama kosong karena bisa rusak sia-sia," kata Sudiono, anggota DPRD Kota Batu beberapa waktu lalu.

Sedangkan pemanfaatan bangunan bekas kantor SKPD untuk dipinjamkan, menurut Sudiono, Pemkot Batu harus hati-hati. Setidaknya, Pemkot Batu membuat perjanjian perawatan bangunan dengan peminjam dan tidak menyalahgunakan bangunan aset tersebut.

"Khawatirnya bangunan aset Pemkot untuk kegiatan lain diluar peruntukan, seperti untuk kandang kuda dan sebagainya," tutur Sudiono baru-baru ini.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: fatkhulalami
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved