SuryaMalang/

Media Sosial

Blackberry Hentikan Produksi Smartphone, Lisensinya Diberikan ke Indonesia

Blackberry yang telah menguasai pasar selama 14 tahun ini tidak akan memproduksi ponsel kembali.

Blackberry Hentikan Produksi Smartphone, Lisensinya Diberikan ke Indonesia
telegraph
Ilustrasi Blackberry 

SURYAMALANG.COM - Blackberry membuat kabar mengejutkan. Perusahaan ponsel pintar yang telah menguasai pasar selama 14 tahun ini tidak akan memproduksi ponsel kembali.

Perusahaan itu selanjutnya mengalihkan pusat produksi/perakitan perangkat smartphone ke Indonesia. Yang mengejutkan, produksi Blackberry ke depan adalah berbasis android.

Dilansir dari situs Kompas.com, Kamis (29/9/2016), BlackBerry Limited juga melakukan kerjasama dengan PT BB Merah Putih.

BlackBerry Limited memberikan lisensi software dan layanan BlackBerry kepada PT BB Merah Putih untuk memproduksi/merakit handset Android bagi pasar Indonesia.

"BB Merah Putih akan membuat, mendistribusikan dan mempromosikan perangkat bermerek BlackBerry yang menggunakan software dan aplikasi Android BlackBerry yang aman," demikian pernyataan resmi tertulis BlackBerry yang diterima KompasTekno, Rabu (28/9/2016).

Upaya BlackBerry dalam memproduksi ponsel Android di Indonesia ini ditempuh sebagai bentuk pemenuhan persyaratan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) yang ditentukan oleh pemerintah untuk perangkat ponsel 4G.

"Joint venture ini tercipta sebagai bentuk dukungan kepada usaha pemerintah Indonesia untuk mempromosikan pengembangan, memproduksi dan pembuatan barang menggunakan sumber lokal," tulis BlackBerry.

"Dengan bekerja sama dengan pihak ketiga seperti BB Merah Putih, BlackBerry dapat memajukan pengenalan merek perusahaan dan janji akan keamanan yang mencapai tingkat regional dan pengguna di seluruh dunia,” demikian kata CEO BlackBerry, John Chen.

Kerja sama ini juga diharapkan mempercepat fokus BlackBerry secara keseluruhan dalam mendorong perkembangan perangkat lunak, terutama dalam mengembangkan dan memberikan lisensi software perangkat, melalui divisi bisnis Mobility Solutions.

Sebelumnya, unit bisnis BBM juga telah diakuisisi oleh grup media Emtek (PT Elang Mahkota Teknologi Tbk) asal Indonesia.

Bentuk kerja sama tersebut adalah dalam hal brand, perjanjian lisensi software, dan hak kekayaan intelektual atas aplikasi pesan instan BlackBerry Messenger (BBM).

Indonesia kini menjadi penting di mata BlackBerry. Sebab, pengguna BlackBerry dan layanannya, seperti pesan instan BBM, adalah yang terbesar dibanding di negara-negara lain di dunia.

Jumlah pengguna aktif bulanan BBM pada Januari 2016 lalu ditaksir mencapai 55 juta orang.

Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help