Malang Raya

Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa Bikin Heboh Pasar Ngajum di Malang, Inilah yang Dilakukannya . . .

“Pelaku ini diduga memang dalam keadaan sakit jiwa. Tapi kami masih menunggu kepastian dari pihak keluarga,”

Mantan Pasien Rumah Sakit Jiwa Bikin Heboh Pasar Ngajum di Malang, Inilah yang Dilakukannya . . .
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Jarianto saat diamankan polisi 

SURYAMALANG.COM, NGAJUM - Selasa (4/10/2016) pukul 19.30 WIB, warga di sekitar Pasar Ngajum, Kecamatan Ngajum, Kabupaten Malang kaget ketika truk yang tengah terparkir menyala tiba-tiba. Ternyata di dalam truk tersebut ada orang asing yang akan mencuri truk tersebut.

Mengetahui orang asing menyalakan truk milik Ainur Rofiq tersebut, warga menangkapnya. Yakin orang tersebut adalah maling, warga sempat menghajarnya. Belakangan diketahui, orang yang menyalakan truk tersebut adalah Jarianto (27), warga asal Dusun Krajan RT02/RW01, Desa Klatakan, Kecamatan Tanggul, Kabupaten Jember.

“Truknya di parkir dekat (pohon) beringin memang tidak dikunci. Tiba-tiba orang itu masuk dan menyalakan truknya,” ucap salah satu warga, Mat Sari, Rabu (5/10/2016).

Saat diperiksa, Jarianto membawa sebuah tas. Di dalam tas tersebut, warga menemukan sejumlah obat. Di atasnya tertulis label RSJ (Rumah Sakit Jiwa) Lawang.

Warga kemudian menyerahkannya ke Polsek Ngajum. Kanit Reskrim Polsek Ngajum, Aiptu Yoni Pribadi mengungkapkan, label obat tersebut tertanggal 19 September 2016. Setelah dilakukan penyelidikan, ternyata Jarianto baru keluar dari RSJ Lawang pada tanggal tersebut.

“Pelaku ini diduga memang dalam keadaan sakit jiwa. Tapi kami masih menunggu kepastian dari pihak keluarga,” terang Yoni.

Dari hasil komunikasi dengan pihak keluarga, satu tahun belakangan Jarianto dirawat di RSJ Lawang. Terakhir Jariyanto dirawat di RSJ Lawang 7 September hingga 14 September 2016. Namun tiga hari sebelum ditemukan di Pasar Ngajum, Jarianto kabur dari rumah.

Diketahui Jarianto asal Desa Sumberagung, Kecamatan Selorejo, Blitar. Jariyanto menikah dengan perempuan asal Jember. Yoni pun sudah berkomunikasi dengan Kepala Desa Sumbergagung.

“Pihak keluarga akan membawa dokumen yang menunjukkan kondisi kejiwaan yang tersangkutan. Kalau memang benar, kami akan lepaskan,” tandas Yoni.

Sementara saat ditemui di Mapolsek Ngajum, Jarianto terlihat tenang dengan sorot matanya kosong. Jarianto pun menjawab setiap pertanyaan yang ditujukan padanya. Jarianto mengaku sudah punya dua anak, namun sudah bercerai dengan istrinya.

Jarianto mengaku hanya iseng menyalakan truk tersebut dan tidak berniat mencurinya. “Saya tidak bisa menjalankan (mengemudikan),” katanya.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved