Gempa Malang

Atap Rumah Kosong Roboh Timpa Honda Brio, Apakah Ini Karena Efek Gempa? Ini Penjelasannya . . .

Akibat timpaan itu, bagian kaca depan mobil Yulianti retak parah. Jika dilihat dari dalam mobil, pemandangan luar jadi buram.

Atap Rumah Kosong Roboh Timpa Honda Brio, Apakah Ini Karena Efek Gempa? Ini Penjelasannya . . .
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Mobil Honda Brio warna merah yang tertimpa atap depan rumah di Kelurahan Tlogomas, Kota Malang 

SURYAMALANG, LOWOKWARU - Yulianti terlihat santai saat mengetahui Honda Brio  N 1911 BX miliknya rusak bagian luar. Warga Jalan Kanjuruhan, Kelurahan Tlogomas, Lowokwaru itu sempat juga mengecek bagian dalam mobil warna merah itu.

"Bagian dalamnya baik-baik saja," ujarnya.

Yulianti baru sempat mengecek mobilnya siang hari. Pagi sebelumnya sekitar pukul 06.30 WIB, mobil yang diparkir di depan rumah kosong di RT/RW 004/003 itu tertimpa atap teras rumah kosong. Mobil Yulianti memang biasa di parkir di sana. Rumahnya masuk ke dalam gang kecil yang tak memungkinkan kendaraan roda empat diparkir.

Akibat timpaan itu, bagian kaca depan mobil Yulianti retak parah. Jika dilihat dari dalam mobil, pemandangan luar jadi buram. Selain itu,  bagian depan mobil juga penyok, spionnya juga tergores.

Tak ada korban dalam kejadian ini karena saat kejadian sekitar lokasi dalam kondisi sepi.

"Ini tadi saya sudah menghubungi pihak dealer. Tapi baru mau didandani Senin nanti," kata dosen Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Kanjuruhan Malang itu. Mobil yang usianya baru setahun itu pun langsung ditutup dengan rain cover.

Rumah yang bagian depannya roboh itu sudah bertahun-tahun tak dihuni pemiliknya. Menurut Yulianti, rumah lawas itu lama kosong karena akan dijual pemiliknya. Ia pun sudah menghubungi sang pemilik. Namun hingga siang, sang pemilik rumah belum datang ke lokasi.

Bambang, warga sekitar sekaligus petugas Dinas Kebersihan dan Pertamanan (DKP) Kota Malang, menduga, robohnya atap teras rumah itu karena memang materialnya sudah keropos. Ia juga menduga, gempa yang terjadi sehari sebelumnya turut berpengaruh sehingga material yang sebagian besar kayu, esbes, dan genting itu roboh.

"Tadi pagi langsung dibersihkan oleh petugas," ungkapnya, di sekitar lokasi. Bongkahan material yang roboh pun masih tertumpuk tak jauh dari tempat itu.

Kualitas material bangunan itu disebut juga memang sudah tak kuat. "Ini yang luar. Saya tidak tahu bagaimana yang rumah dalam. Rumahnya terkunci," ungkap dia.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang, J Hartono mengatakan, kondisi bagian depan rumah itu memang sudah keropos. Para petugas BPBD ikut turun membersihkan sisa-sisa puing yang berserakan.

Ia mengimbau kepada warga untuk mengantisipasi dampak dari cuaca buruk yang masih akan terjadi sepanjang musim penghujan ini. Menurutnya, potensi bangunan rapuh roboh gara-gara hujan deras dan angin kencang cukup tinggi saat seperti ini.

"Warga yang mengetahui bagian rumahnya ada yang sudah rapuh, bisa segara memperbaiki supaya kejadian semacam tak terulang," ucapnya.

Penulis: Aflahul Abidin
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved