Gempa Malang

Warga Telah Ajukan Empat Permohonan Perbaikan, Tapi Pemkot Malang Tak Respon

Pihaknya sudah mengajukan permohonan perbaikan untuk plengsengan di pemukiman. Sebab beberapa titik plengsengan tersebut rawan longsor.

Warga Telah Ajukan Empat Permohonan Perbaikan, Tapi Pemkot Malang Tak Respon
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Kondisi longsor di Jalan Muharto gang 3, Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang, Jumat (18/11/2016). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Warga RW 04 Kotalama, Kedungkandang, Kota Malang sudah sering mengajukan perbaikan plengsengan ke Pemkot Malang. Warga sedikitnya telah mengajukan empat permohonan perbaikan.

“Tetapi belum ada yang disetujui. Mungkin kalah sama yang lain,” ujar Prayitno, Ketua RW 04 Kotalama kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (18/11/2016).

Prayitno menuturkan lima titik plengsengan di pemukiman itu rawan longsor. Kotalama merupakan satu dari sejumlah kelurahan di Kota Malang yang memiliki lansekap pemukiman berundag.

Deretan bangunan ada di tebing, dan di bawahnya juga berdiri bangunan. Pemukiman ini mengikuti kawasan daerah aliran sungai.

“Ada titik rawan di pinggir sungai, ada juga titik rawan di pemukiman. Seperti yang longsor dini hari tadi,” imbuh Prayitno.

Pihaknya sudah mengajukan permohonan perbaikan untuk plengsengan di pemukiman. Sebab beberapa titik plengsengan tersebut rawan longsor. Tetapi Pemkot belum mengabulkan permohonan itu.

Longsor terjadi pada Jumat (18/11/2016) pukul 01.30 WIB. Tanah bergerak akibat getaran gempa bumi pada Rabu (16/11/2016). Kawasan itu juga diterpa hujan deras sejak beberapa hari terakhir. Saat tanah itu longsor, hujan deras mengguyur selama dua jam.

Prayitno berharap segera ada perbaikan titik rawan longsor. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Malang telah memasang terpal di titik longsor. Pemasangan terpal ini agar tanah tidak longsor lagi saat hujan.

BPBD juga memberi bantuan makanan siap saji kepada penghuni dua rumah yang terancam longsor, yakni Djumain dan Muji Slamet.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved