SuryaMalang/

Malang Raya

Pengacara Nasdem dan Pengacara Lukito Belum Tentukan Sikap Terkait Putusan Perkara Perdata

“Dalam ketentuannya ada waktu 14 hari untuk menentukan sikap. Menghitungnya setelah risalah putusan tersebut diterima,” terang Teguh.

Pengacara Nasdem dan Pengacara Lukito Belum Tentukan Sikap Terkait Putusan Perkara Perdata
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Kuasa Hukum Nasdem Kabupaten Malang, Setyo Eko Cahyono. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Gugatan perdata Lukito Eko Purwandono, anggota DPRD Kabupaten Malang kepada Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sudah diputus  15 November silam. Namun sampai sekarang kedua pihak belum menerima risalah putusan tersebut dari Pengadilan Negeri (PN) Kepanjen.

Kuasa hukum Lukito, Teguh Prastyo Nur Widianto SH mengaku masih menunggu salinan putusan perkara tersebut. Berdasar putusan tersebut, pihaknya akan menentukan sikap, menerima atau banding.

“Dalam ketentuannya ada waktu 14 hari untuk menentukan sikap. Menghitungnya setelah risalah putusan tersebut diterima,” terang Teguh, Jumat (2/12/2016).

Teguh tidak mau berandai-andai, apakah akan banding atau menerima putusan. Langkah hukum selanjutnya akan diambil setelah mempelajari putusan resmi dari PN Kepanjen.

“Kami akan mempertahankan hak Pak Lukito sebagai anggota DPRD,” tegas Teguh.

Akibat belum diterimanya risalah putusan pengadilan ini, kasus Lutiko masih menggantung. Sebab Pergantian Antar Waktu (PAW) Lukito sebagai anggota DPRD Kabupaten Malang, tergantung putusan perdata ini.

Sementara itu, kuasa hukum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Nasdem Kabupaten Malang, Setyo Eko Cahyono mengaku sudah menanyakan putusan tersebut ke PN Kepanjen. Menurut pihak PN Kepanjen, risalah putusan tersebut akan dikirim pada Senin (5/12/2016).

“Saya yang harus proaktif bertanya langsung ke PN Kepanjen. Karena Nasdem yang berkepentingan dengan putusan tersebut,” ujar Eko.

Lambatnya pengiriman risalah putusan tersebut mempengaruhi langkah hukum selanjutnya. Sebab putusan tersebut juga akan diteruskan ke DPRD Kabupaten Malang dan Gubernur Jatim. Dua pihak itu yang akan menentukan proses PAW Lukito.

“PAW Lukito ini tinggal menunggu restu dari Gubernur. Sementara Gubernur masih menuggu putusan gugatan perdata ini,” tandas Eko.

Jika pihak Lukito menerima putusan PN Kepanjen, maka tidak ada halangan Gubernur untuk merestui PAW Lukito. Namun jika banding, Gubernur harus menunggu hingga ada kekuatan hukum tetap.

Sebelumnya, Mahkamah Agung menyatakan Lukito bersalah dalam kasus perselingkuhan. Lukito dieksekusi Kejaksaan Negeri (Kejari) Kabupaten Malang pada 19 Oktober silam. Saat ini Lukito menjalani hukuman lima bulan penjara di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru.

Karena kasus perselingkuhan tersebut, Lukito dipecat dari Partai Nasdem sejak Mei 2016. Namun Lukito masih melakukan perlawanan di pengadilan.

Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help