SuryaMalang/

Otomotif

Masih Ingat Bus Canggih China yang Bikin Heboh ini? Nasibnya Kini Memprihatinkan

Sebuah proyek sarana transportasi umum yang pernah menghebohkan yaitu traffic elevated bus (TEB) alias bus "ngangkang" di China, kini..

Masih Ingat Bus Canggih China yang Bikin Heboh ini? Nasibnya Kini Memprihatinkan
RT.com
Bus ngangkang di China, sempat bikin heboh, kini hanya teronggok tak dipakai. 

SURYAMALANG.COM - Sebuah proyek sarana transportasi umum yang pernah menghebohkan yaitu traffic elevated bus (TEB) alias bus "ngangkang" di China, kini terbengkalai.

Satu unit prototipe bus "ngangkang" itu kini teronggok begitu saja di salah satu sudut jalan di kota Hebei selama lebih dari dua bulan terakhir.

Awalnya digadang-gadang sebagai solusi masa depan untuk mengatasi kemacetan lalu lintas di perkotaan, kini bus "ngangkang" itu malah menjadi bagian dari kemacetan.

Setelah sempat diuji coba di kota Qinhuangdao, kini bus masa depan itu dilupakan dan dibiarkan berkarat dan berdebu di sebuah gudang.

Bus itu baru dirawat dan dijaga setelah dua orang penjaga keamanan berusia tua mengaku bahwa mereka telah melupakan bus itu.

"Manajer perusahaan ini sudah lama pergi dan saya tak bisa menghubungi dia," kata penjaga keamanan yang tak mau disebutkan namanya itu.

Kondisi ini sunggung berbanding terbalik ketika pada awal Agustus lalu TEB melakukan uji perdana di sebuah jalan khusus sepanjang 300 meter yang mendapat perhatian luas media massa.

Sayangnya, uji coba itu kemudian dihentikan setelah beberapa hari setelahnya media massa di China menyebut proyek ini adalah sebuah tipu daya belaka.

Para investor yang ketakutan kemudian meminta modal mereka kembali dan kritikan publik langsung menenggelamkan pujian yang pernah diterima bus "ngangkang" ini.

Pada awal September sempat diumumkan TEB akan kembali menjalani uji coba dan warga setempat diundang untuk berpartisipasi.

Namun, upaya tersebut tak berhasil mendongkrak kembali popularitas TEB dan alhasil bus "ngangkang" ini tetap teronggok di dalam gudang. (*)

Editor: Aji Bramastra
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help