Otomotif

Setuju Nggak? Ini Lho, 5 Kelakuan Pengendara Mobil yang Bikin Jengkel Pemakai Motor

Tak cuma pemotor yang bikin sebel para pengendara mobil. Dari sudut pandang lain, para pemakai kendaraan roda empat juga

Setuju Nggak? Ini Lho, 5 Kelakuan Pengendara Mobil yang Bikin Jengkel Pemakai Motor
SURYAMALANG.COM/Adrianus Adhi
Kepadatan arus kendaraan di Kota Malang yang menuju ke Surabaya pada Minggu (19/7/2015) sore. 

SURYAMALANG.COM - Tak cuma pemotor yang bikin sebel para pengendara mobil. Dari sudut pandang lain, para pemakai kendaraan roda empat juga kerap memancing emosi para pemakai motor.

Intinya, rasa toleransi dan sikap santun di jalanan Indonesia sudah memasuki fase kronis. Jarang ada yang peduli dengan pengendara lain, bahkan cenderung individualis serta tidak menghormati hak orang lain.

Poin-poin berikut dirangkum dari komentar pengendara motor yang ada dalam ulasan Nasmoco (jaringan diler mobil Toyota di Jawa Tengah dan DIY) tentang ”perseteruan” pengendara mobil dan motor, plus diambil dari komentar di berbagai forum.

Berikut rangkumannya:

1. Penumpang mobil tiba-tiba buka kaca dan membuang sesuatu ke jalan. Banyak ditemui, mulai dari tisu, sampah, plastik, dan kadang mengenai para pemotor. Kenapa tak menyimpannya sebentar di lantai mobil, lalu membuangnya di tempat sampah saat sudah sampai tujuan?

2. Berjalan kencang saat melewati kubangan. Air tiba-tiba ”naik” mengenai pengendara motor di sebelahnya. Kalau sudah begini, para pemotor tak sanggup menghindar dan saat pengemudi mobil ditegor, mereka tak mau buka kaca.

3. Menyetir sambil memainkan ponsel. Imbasnya, kecepatan berkurang, dan arah kemudi menjadi sedikit oleng. Ini kerap membuat pemotor bingung akan mendahului dari sisi mana, mencari kesempatan yang paling aman.

4. Tidak memberi celah di kiri jalan. Saat macet, biasanya motor akan mencari jalan di sisi paling kiri. Tiba-tiba ada mobil yang menutup jalan itu, dan saat diklakson, seolah tidak mendengar dan tetap menutup jalan yang kerap dilalui motor.

5. Memotong tiba-tiba tanpa memberi tanda. Pada banyak kasus, pengemudi mobil berperilaku seperti mengendarai motor, selap-selip ke kanan dan kiri untuk mencari jalan tercepat.

Editor: Aji Bramastra
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help