SuryaMalang/

Malang Raya

Awalnya Hanya Terima Telepon Soal Manfaat M-Banking, Setelah Itu Ita Alami Kejadian Tak Disangka

Padahal karyawan perusahaan swasta di Kota Malang ini tidak pernah merasa memberi pasword maupun PIN m-banking kepada orang lain.

Awalnya Hanya Terima Telepon Soal Manfaat M-Banking, Setelah Itu Ita Alami Kejadian Tak Disangka
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Ita Purwaningsih (jaket biru) saat lapor ke Mapolres Malang Kota. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Kasus penipuan online terjadi lagi di Kota Malang. Kali ini giliran Ita Purwaningsih (23) yang menjadi korban.

Warga Desa Ampeldento Kecamatan Pakis melapor ke Mapolres Malang Kota, Selasa (10/1/2017).

Ita kehilangan uang Rp 15 juta akibat transaksi m-banking miliknya dibobol orang. Padahal karyawan perusahaan swasta di Kota Malang ini tidak pernah merasa memberi pasword maupun PIN m-banking kepada orang lain.

Raibnya uang belasan juta rupiah itu bermula dari telepon dari seseorang ke ponselnya pada 19 Desember 2016. Penelepon mengaku dari sebuah bank nasional.

Ita memang memiliki tabungan dan memakai fasilitas m-banking bank tersebut.

“Tetapi nomor yang dipakai nomor ponsel (salah satu operator seluler), bukan nomor kantor,” ujar Ita.

Ita memastikan tidak memberi pasword atau nomor PIN m-bankingnya dalam pembericaraan itu. Penelepon hanya memaparkan tentang fasilitas mbanking dan manfaatnya bagi pemakai.

“Saya tidak pernah memberi nomor PIN maupun pasword,” tegasnya.

Beberapa menit usai menerima telepon, dia kaget. Dia mendapat pemberitahuan melalui pesan singkat di ponselnya.

Pesan itu berbunyi bahwa Ita telah mentransfer uang Rp 15 juta ke sebuah rekening dengan nama seseorang melalui m-banking.

Dia pun kaget. Sebab, dia tidak pernah mentransfer uang. Dia juga tidak mengenal nama pemilik rekening tersebut.

Ita mengaku sudah melaporkan peristiwa itu ke bank. Bank mencatat sebagai pengaduan.

Pihak bank, memberi waktu selama 15 hari untuk memproses. Namun lebih dari 15 hari, tidak ada perkembangan.

Ita pun memilih melaporkan peristiwa itu ke Polres Malang Kota.

“Semua laporan yang masuk pasti akan ditindaklanjuti,” kata AKP Nunung Anggraeni, Kasubag Humas Polres Malang Kota.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help