Malang Raya

Muda, Cantik, Punya Segudang Prestasi, Gadis Ini Sudah Jadi Dosen! Cowok Jomblo Wajib Baca Kisahnya

Status dosen muda yang saat ini ia jalani, tak semudah yang dibayangkan, untuk mencapai cita-citanya, tak sedikit pengorbanan yang ia korbankan

Muda, Cantik, Punya Segudang Prestasi, Gadis Ini Sudah Jadi Dosen! Cowok Jomblo Wajib Baca Kisahnya
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Maria Anishya 

SURYAMALANG.COM - Bisa mengejar impian dan cita-cita merupakan suatu kebanggaan tersendiri bagi setiap orang. Seperti yang dirasakan oleh Maria Anishya (23). Gadis cantik dengan segudang prestasi ini berhasil mewujudkan cita-citanya, yakni menjadi dosen muda.

Status dosen muda yang saat ini ia jalani, tak semudah yang dibayangkan, untuk mencapai cita-citanya, tak sedikit pengorbanan yang ia korbankan.

Alumnus Sekolah Tinggi Teknik Malang (STTM) jurusan Teknik Industri Media Komunikasi ini menceritakan bagaimana perjuangannya bisa menjadi dosen muda, di usianya yang masih 23 tahun. Sebelum kuliah, setelah lulus SMK, ia nyambi kerja sebagai kasir di sebuah toko ritel selama tiga bulan.

“Saya kerja dulu sebelum kuliah, dan uang hasil kerja saya ini untuk biaya kuliah saya. Banyak yang saya korbakan, mulai dari masa-masa remaja saya. Di mana masa itu saya bisa asik nongkrong jalan sana sini sama teman-teman, tapi saya bekerja. Tak ada yang saya sesali, justru saya menikmati karena ini untuk masa depan saya,” kata Nishya, panggilan akrabnya.

Waktu kuliah, dan setelah lulus kuliah, ia mendapat predikat IPK cumlaude. Tentu hal itu membuat sulung dari dua bersaudara ini menjadi wisudawan terbaik dan langsung direkrut oleh dosennya menjadi asisten dosen selama tiga tahun. Begitu lulus, ia langsung diangkat jadi dosen di kampus dia menimba ilmu.

Di samping itu, prestasi yang ia miliki juga banyak. Yakni di antaranya, ia pernah menjadi Duta Budaya dan Museum Kota Malang, Puteri Gatra Pajak Kota Malang, Duta Anti Narkoba Kota Malang, serta beberapa lomba pernah ia ikuti. Tak hanya itu saja, selain dosen muda, ia juga aktif sebagai presenter di salah satu stasiun televisi lokal.

“Sangat senang sekali apa yang saya kerjakan semasa kuliah, membuahkan hasil. Menjadi seorang dosen, tak semudah yang dibayangkan. Bukan hanya sekedar mengajar, tetapi membagikan ilmu dan bertukar pikiran itulah yang penting. Ilmu dan budi pekerti itu yang tak ternilai dan sangat berharga sampai kapan pun,” tutur gadis kelahiran 28 Juni ini.

Ia juga bermimpi, suatu saat bisa mendirikan sekolah gratis untuk anak-anak yang kurang mampu di bidang pendidikan, dan yang mengalami putus sekolah. Karena ia ingin, penerus bangsa bisa mewujudkan cita-citanya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help