SuryaMalang/

Malang Raya

Tak Kapok Gugatannya Pernah Ditolak Pengadilan, Lukito Gugat Partai Nasdem Lagi

Teguh Prasetyo Nur Widianto SH mengatakan putusan NO ada dua pilihan, yaitu mengajukan banding, atau mengajukan gugatan baru.

Tak Kapok Gugatannya Pernah Ditolak Pengadilan, Lukito Gugat Partai Nasdem Lagi
Surya/sylvianita widyawati
Lukito Eko Purwandono. 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Anggota DPPRD Kabupaten Malang dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Lukito Eko Purwandono melakukan perlawanan baru terhadap partainya. Lukito menggugat Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem yang sudah memecatnya dari keanggotaan partai.

Sebelumnya, Lukito telah menggugat Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Malang secara perdata.

Namun, majelis hakim Pengadilan Negeri Kepanjen memutus materi gugatan tidak dapat diterima atau NO (niet ontvankelijke verklaard).

Pengacara Lukito, Teguh Prasetyo Nur Widianto SH mengatakan putusan NO ada dua pilihan, yaitu mengajukan banding, atau mengajukan gugatan baru.

“Kami memilih untuk mengajukan gugatan baru,” terang Teguh, Kamis (12/1/2017).

Teguh menambahkan materi gugatan baru ini sama dengan gugatan sebelumnya. Lukito menggugat pemecatan yang dilakukan partai, yang dianggap tidak prosedural.

Hanya saja pihak yang digugat ditambah, yaitu Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasdem. Teguh mengaku sudah memasukkan gugatan baru tersebut. Namun Teguh mengaku lupa tanggal pendaftaran gugatan tersebut.

“Kami sudah daftarkan. Nanti dulu, saya masih mau sidang,” ucap Teguh mengakhiri percakapan.

Lukito dipecat Partai Nasdem sejak Mei 2016 karena kasus perselingkuhan. Partai Nasdem juga melakukan PAW terhadap Lukito di DPRD Kabupaten Malang. Namun Lukito melakukan perlawanan dengan pengajukan gugatan perdata.

Proses PAW belum bisa dilakukan sampai putusan pengadilan berkekuatan hukum tetap.

Perselingkuhan Lukito juga masuk ke ranah pidana. Putusan dari PN, Pengadilan Tinggi hingga Mahkamah Agung menghukum Lukito lima bulan penjara.

Lukito dieksekusi Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang pada 19 Oktober silam. Kini Lukito masih menjalani hukuman di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Lowokwaru.

Penulis: David Yohanes
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help