Otomotif

Toyota Gebrak Pasar Otomotif dengan Innova New Venturer, Harganya di Kisaran Rp 400 juta

PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan Toyota Kijang Innova New Venturer, Senin (16/1/2017).

Toyota Gebrak Pasar Otomotif dengan Innova New Venturer, Harganya di Kisaran Rp 400 juta
SURYAMALANG.com/Sugiharto

SURYAMALANG.com, SURABAYA - PT Toyota Astra Motor (TAM) meluncurkan Toyota Kijang Innova New Venturer, Senin (16/1/2017).

Peluncuran varian baru di awal tahun ini, untuk menyikapi makin tumbuhnya pasar mobil crossover untuk segmen midle multi performance vehicle (MPV) di Indonesia.

MPV & Sedan Product Strategy Manager PT TAM Ima Nurbani Rahmah mengatakan, New Venturer merupakan generasi keenam Toyota Kijang.

Kehadirannya untuk memenuhi kebutuhan pelanggan akan kendaraan MPV yang mampu mengeksplorasi jiwa petualang pengendaranya, namun tetap merasakan kenyamanan dan kemewahan dalam berkendara untuk segala medan.

"Yang kita sasar pembeli loyalis kijang dan segmen medium up yang ingin memiliki Innova yang jauh lebih bagus, nyaman, dan tanggung untuk adventure," ujarnya, disela peluncuran Innova New Venturer, di Ciputra World Surabaya.

Kehadiran New Venturer ini diyakini akan makin mendongkrak dominasi pasar MPV di Indonesia yang saat ini mencapai sekitar 50 persen dari total pasar otomotif. Meski pasar kendaraan SUV dan hatbacth juga makin besar.

"Tapi untuk mereka yang crossover oriented, pasti akan lebih memilih Verturer ini," tegas Ima.

Operation Manager Auto 2000 Jatim Hendra Purnawan menambahkan, dengan keluarnya Innova Crossover New Venturer yang tangguh dan sesuai keinginan konsumen ini pihaknya optimis market share Innova di Jatim semakin terkerek.

Jika saat ini market share Innova untuk segmen medium MPV mencapai 94 persen. Ke depan, pasti lebih besar lagi.

"Kondisi tersebut pasti akan mendongkrak market share dan penetrasi produk Toyota secara keseluruhan di Jatim," terangnya.

Untuk itu, sepanjang tahun 2017 ini, Auto 2000 menargetkan dapat menjual 1.200 New Venturer yang dibanderol antara Rp 392 juta sampai Rp 450 juta ini per unitnya. Atau, rata-rata 100 unit setiap bulannya.

Tapi untuk bulan pertama paska launching ini, kata Hendra, target penjualan yang dibidik berkisar antara 80 - 90 unit.

"Dan untuk mendapat varian baru Toyota Innova ini, konsumen harus rela inden dan menunggu dua sampai tiga bulan," imbuhnya.

Terkait produksi, Ima Nurbani Rahmah menegaskan, produksi New Venturer akan disesuaikan dengan permintaan pasar.

"Kalau demand tinggi, tentu akan kita perbanyak produksinya. Pokoknya, berapapun demand-nya akan kita penuhi," jaminnya. (*)

Penulis: Mujib Anwar
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help