SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Ada 2 Pendaftar Lelang Jabatan Pemkot Batu, Tapi 1 Pendaftar Dinyatakan Tidak Memenuhi Kriteria

"Tapi kami belum bisa umumkan siapa nama pendaftar tersebut, yang jelas satu pejabat yang mendaftar itu masuk kriteria persyaratan,"

Ada 2 Pendaftar Lelang Jabatan Pemkot Batu, Tapi 1 Pendaftar Dinyatakan Tidak Memenuhi Kriteria
IST
Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Hingga hari ini, baru ada dua pendaftar lelang jabatan Pemkot Batu yang dibuka oleh Panitia Seleksi (Pansel) sejak awal Februari 2017. Sayangnya, salah satu pendaftar sudah dinyatakan gugur karena bukan Aparatur Sipil Negara (ASN) atau tidak memenuhi kriteria Pansel lelang Jabatan.

Anggota tim Pansel Lelang Jabatan Pemkot Batu, Achmad Suparto mengatakan, dua orang pendaftar tersebut mendaftarkan diri untuk posisi Staf Ahli Wali Kota Batu. Di mana selain satu pendaftar dari luar ASN yang telah dibatalkan, satu pendaftar berasal dari salah satu pejabat administrator Pemkot Batu setingkat Kabag.

"Tapi kami belum bisa umumkan siapa nama pendaftar tersebut, yang jelas satu pejabat yang mendaftar itu masuk kriteria persyaratan," kata Achmad Suparto, Jumat (17/2/2017).

Sedangkan untuk tiga posisi Kepala Dinas yang dilelang, menurut Achmad Suparto, belum ada pendaftarnya. Diharapkan, setelah Pilkada Kota Batu akan segera ada pejabat Pemkot Batu yang mendaftarkan diri mengikuti lelang jabatan. Ini seiring dengan sosialisasi dan pengumuman yang terus dilakukan oleh Pansel lelang jabatan Pemkot Batu melalui pemberitahuan dan pengumuman ke masing-masing SKPD.

Sesuai jadwal, menurut Achmad Suparto, pendaftaran lelang jabatan akan berakhir pada akhir Bulan Februari 2017 ini. Selanjutnya memasuki bulan Maret akan dilakukan tahapan seleksi administrasi dan persyaratan. Setelah itu pada tanggal 6 Maret dilakukan assessment terhadap para pendaftar.

"Hanya saja, apabila jumlah pendaftar lelang jabatan dinilai kurang dan tidak memenuhi syarat maka Pansel kemungkinan akan memperpanjang waktu pendaftaran," ucap Achmad Suparto.

Memang, diakui Achmad Suparto, Pansel lelang jabatan Pemkot Batu sudah melakukan beberapa cara agar dapat menarik minat pejabat lokal Pemkot Batu maupun pejabat Regional Jatim mendaftar. Bahkan, khusus untuk pendaftar posisi jabatan Kepala Dinas Kesehatan yang dibuka secara regional telah diturunkan kriteria dari eselon IIb menjadi eselon IIIb. Itu dimaksudkan agar ada pejabat Pemprov Jatim ikut mendaftar dalam lelang jabatan Pemkot Batu.

"Akan tetapi, meski sudah ada penurunan kriteria ternyata belum ada pendaftar lelang jabatan maka Pansel akan mengevaluasi kriteria namun tetap harus sesuai aturan ASN," tandas Achmad Suparto.

Sementara Anggota DPRD Kota Batu, Sudiono berharap dalam lelang jabatan Pemkot Batu tersebut Pansel harus betul-betul profesional. Baik dalam penilaian dan seleksi sebisa mungkin dilakukan secara transparan. Dengan demikian semuanya bisa melihat proses lelang jabatan Pemkot Batu betul-betul profesional.

"Kami melihat posisi jabatan yang dilelang kali ini cukup strategis dan SKPD itu bersentuhan langsung dengan layanan masyarakat, sehingga pejabat yang terpilih harus betul-betul memiliki kompetensi dibidangnya," kata Sudiono.

Di samping itu, tambah Sudiono, diharapkan lelang jabatan Pemkot Batu bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh pejabat yang memenuhi kriteria. Karena adanya lelang jabatan sebagai kesempatan bagi pejabat ASN untuk naik eselon.

"Kami berharap yang terbaik saja dari lelang jabatan Pemkot Batu, silahkan Pansel bekerja dengan maksimal sesuai kewenangannya," ujar Sudiono.

Seperti diketahui, sejak awal Februari 2017 Pansel memulai proses lelang empat posisi jabatan yang belum terisi di Pemkot Batu. Yakni posisi jabatan Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Ketahanan Pangan, Kepala Satpol PP, dan Staf Ahli Wali Kota Batu.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help