Travelling

Mengunjungi Taiwan di Perbatasan Musim Dingin dan Semi: Simak Kisahnya, Awas Baper, Guys!

Seiring kebijakan baru Taiwan di bawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-Wen, pemerintah Taiwan gencar mempromosikan kebijakan negara tersebut ke negara

Mengunjungi Taiwan di Perbatasan Musim Dingin dan Semi: Simak Kisahnya, Awas Baper, Guys!
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Taiwan Lantern Festival 

SURYAMALANG.COM - Pertengahan Februari 2017, SURYAMALANG.COM berkesempatan mengunjungi Republic of China (Taiwan). Akhir musim dingin, dan menjelang musim semi menyambut kunjungan ini.

Di perbatasan musim ini, cuaca Taiwan cukup bersahabat bagi tubuh warga negara Tropis, seperti Indonesia. Kunjungan ke Taiwan ini memenuhi undangan dari Kementerian Luar Negeri (Ministry of Foreign Affairs/MOFA) Taiwan.

Seiring kebijakan baru Taiwan di bawah kepemimpinan Presiden Tsai Ing-Wen, pemerintah Taiwan gencar mempromosikan kebijakan negara tersebut ke negara lain. Kebijakan baru Presiden Tsai ini dikenal sebagai Kebijakan Baru ke Arah Selatan (The New Southbound Policy).

Kebijakan baru ini meliputi kerja sama dengan 18 negara di Asia Tenggara, Asia Selatan, dan Australia di sejumlah bidang, seperti ekonomi, teknologi, juga pendidikan. Taiwan juga membuka kesempatan bekerja seluas-luasnya untuk kalangan profesional (white collar) dari negara-negara tersebut.

Selain bidang ekonomi dan pendidikan, sektor pariwisata termasuk yang disentuh oleh Pemerintah Taiwan. Untuk menyebarluaskan kebijakan itu, MOFA mengundang sejumlah media dari negara asing dalam program The Southbound Policy Press Corps.

Periode pertama program ini digelar 18 - 23 Februari 2017. SURYAMALANG.COM termasuk yang diundang oleh MOFA melalui Kantor Ekonomi dan Perdagangan Taipei (TETO) Surabaya. Selain dari Indonesia, MOFA juga mengundang media dari Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan India.

Selama lawatan ini, MOFA mengajak perwakilan media dari enam negara ini ke sejumlah tempat yang mewakili sektor pariwisata, teknologi, kebijakan ekonomi dan perdagangan, badan perencanaan, biro hubungan Taiwan dan Tiongkok, juga kebijakan pendidikan. Perwakilan media juga diajak mengunjungi gedung bagi imigran di Taiwan.

Staf MOFA yang mendampingi kunjungan perwakilan media, Daniel Hu Wei-Ting mengatakan, program kunjungan media ke Taiwan ini dilakukan sejak tahun 2016. Dalam setahun dilakukan beberapa kali program.

"Dari negara yang berbeda. Kelompok ini merupakan periode pertama. Nanti selanjutnya dilakukan di bulan April. Tahun lalu, terakhir dilakukan di bulan November," ujar Daniel.

Sektor pariwisata dan pengembangan teknologi merupakan hal pertama yang ditunjukkan dalam kunjungan selama enam hari tersebut. Kunjungan ke tempat wisata ini dimulai dari National Palace Museum di Chiayi, juga pengembangan agro teknologi anggrek oleh Taiwan Sugar Cooperation di Desa Wushu, juga Taiwan Lantern Festival di Yunlin, juga Hinoki Village di Chiayi.

Halaman
1234
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help