SuryaMalang/

Mojokerto

Duda yang Jalin Asmara dengan Janda Berakhir di Penjara, Begini Kisahnya

Awalnya korban sepakat tidak bekerja di tempat hiburan malam lagi. Sayangnya, korban mengabaikan komitmen itu.

Duda yang Jalin Asmara dengan Janda Berakhir di Penjara, Begini Kisahnya
SURYAMALANG.COM/Rorry Nurwawati.
Kapolsek Puri, AKP Airlangga Pharmady menunjukkan kaleng bekas tempat air keras yang digunakan pelaku saat beraksi, Senin (6/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO – Lamaji (39) nekat menyiram Dian Wulansari alias Citra Rey (24) menggunakan air keras, Minggu (5/3/2017). Penyiraman ini diduga akibat Lamaji tidak suka kekasihnya itu menjadi Ladies Companion (LC) di tempat hiburan malam.

Polisi menangkap Lamaji delapan jam kemudian di rumah saudaranya di Dusun Sambeng Desa Belahantengah, Mojosari.

Lamaji menjalin asmara dengan korban sejak enam tahun terakhir. Duda tiga anak ini mengaku kesal dengan sikap korban yang enggan menyudahi bekerja sebagai LC. Padahal Lamaji berniat serius menjalin hubungan dengan janda satu anak ini.

Awalnya korban sepakat tidak bekerja di tempat hiburan malam lagi. Sayangnya, korban mengabaikan komitmen itu.

“Saya sudah habis banyak buat dia, seperti biayai kuliahnya. Tapi apa yang saya dapatkan,” kata Lamaji, Senin (6/3/2017).

Perubahan sikap korban beberapa bulan terakhir menimbulkan kecurigaan Lamaji. Ternyata korban ada hubungan spesial dengan lelaki lain. Pelaku pun memutuskan menguntit kekasihnya sejak Sabtu (4/3/2017) malam.

Lamaji telah menyiapkan air keras sejak dari rumah. Air keras itu ditaruh dalam botol kaleng bekas minuman.

Sambil mengendarai motor, dia membututi korban yang bersama Solehudin (44). Lamaji beraksi pada Minggu (5/3/2017) dini hari. Tepat di depan SPBU di Jalan Jayanegara, Mojokerto, pelaku menghadang laju mobil  Brio nopol S 1141 SR yang dikemudikan Solehudin.

“Saat aktu korban turun, pelaku menyiramkan air keras ke wajah dan tubuh korban. Cipratan air keras itu juga mengenai teman korban,” kata AKP Airlangga Pharmady, Kapolsek Puri.

Penulis: Rorry Nurwawati
Editor: Zainuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help