SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Di Kota Batu, Biaya Persalinan Wanita Hamil Digratiskan

Program Ibu Hamil yang dicanangkan oleh Pemkot Batu, hingga saat ini belum ada data terkait klaim penggunaan fasilitas yang disediakan oleh Pemkot

Di Kota Batu, Biaya Persalinan Wanita Hamil Digratiskan
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
FOTO ARSIP - Wali Kota Batu Eddy Rumpoko sidak mencari wanita melahirkan ke Rumah Sakit Karsa Husada Kota Batu. 

SURYAMALANG.COM, BATU - Program Ibu Hamil yang dicanangkan oleh Pemkot Batu, hingga saat ini belum ada data terkait klaim penggunaan fasilitas yang disediakan oleh Pemkot Batu. Padahal, tahun ini Wali Kota Batu menargetkan harus segera berjalan.

Dalam program ibu hamil ini ada dua hal, yakni pemberian nutrisi dan jaminan persalinan. Dinas Kesehatan Kota Batu belum menerima laporan terkait Jampersal ini.

Nurseto Kabid Kesehatan Masyarakat Dinkes Kota Batu, mengatakan belum adanya data yang mengajukan permohonan pembayaran dari pihak Puskesmas atau Polides ini bukan berarti Jampersal belum berjalan. Pihaknya menyatakan tentang Jampersal ini sudah disosialisasi melalui Puskesmas dan Polides.

"Program ini sudah lama, hanya tahun ini baru diaktualiasasi. Masih berjalan kok. Masih proses kan tidak bisa instan," kata Nurseto, Rabu (15/3/2017).

Target tahun ini yang menerima Jampersal ialah 3200 ibu hamil. Yang boleh mengikuti program ini ialah yang belum mendapatkan jaminan apapun sejak awal kehamilan. Ia menyebutkan dari tiga kecamatan di Kota Batu, Kecamatan Kota Batu yang mendominasi ibu hamil.

"Mayoritas sama. Tapi karema penduduk Kota Batu paling padat, paling banyak dari Kecamatan batu," imbuh dia.

Selain itu, Pemkot Batu menggelontorkan dana anggaran sebesar Rp 3 Miliar tahun ini untuk mencegah kematian ibu hamil dan dan bayi melalui Program Ibu Hamil. Dana itu untuk program Jampersal dan pemberian nutrisi ibu hamil.

Sekretaris Dinkes Kota Batu, Edi Junarianto mengatakan program bantuan ini diutamakan bagi ibu hamil yang tercatat sebagai penduduk Batu dalam dua tahun terakhir, memiliki keterangan nikah resmi, dan untuk kehamilan anak kedua dan belum termasuk dalam jaminan kesehatan apapun.

"Biaya persalinan digratiskan. Polindes, Bidan, Puskesmas atau Rumah Sakit bisa mengajukan klaim biaya persalinan itu ke Dinas Kesehatan," kata Edi.

Ia menambahkan program ini terintegrasi dengan program antenathal, yakni kesehatan ibu hamil itu sudah dipantau tenaga kesehatan sejak awal kehamilan.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help