SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Terkait Bocah Diterkam Harimau, Ini Pernyataan Jatim Park Group dan Kapolres Batu . . .

Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata menjenguk Putri (4) korban terkaman Harimau Benggala di RS Baptis Kota Batu, Rabu (15/3/017).

Terkait Bocah Diterkam Harimau, Ini Pernyataan Jatim Park Group dan Kapolres Batu . . .
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata menjenguk Putri, korban terkaman Harimau Benggala di Rumah Sakit Baptis Kota Batu, Rabu (15/3/017). Putri diterkam Harimau Benggala di Museum Satwa Jatim Park Kota Batu 

SURYAMALANG.COM, BATU - Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata menjenguk Putri (4) korban terkaman Harimau Benggala di RS Baptis Kota Batu, Rabu (15/3/017).

Putri diterkam Harimau Benggala di Musem Satwa Jatim Park 2 Kota Batu, Selasa (14/3/2017) malam.

Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata, mengatakan akan terus menyelidiki kasus ini.

Dalam penyelidikan ini pihaknya melibatkan seluruh pegawai Jatim Park 2 termasuk keeper untuk mengetahui apakah ada indikasi kesengajaan atau tidak.

"Kalau ada unsur kesengajaan, tentu kami pasti memberikan sanksi kepada keeper yang saat itu bertugas," ujar Leonardus.

Dikonfirmasi terpisah, Marketing and Public Relations Manager Jatim Park Group, Titik S Ariyanto mengatakan pihaknya menunggu keputusan dari Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim terkait spot foto bersama hewan akan dilanjutkan atau ditutup.

"Ini murni karena kecelakaan. Kami memberikan biaya pengobatan sampai korban ini sembuh. Ya kami menunggu keputusan dari BKSDA Jatim untuk spot foto ini," kata Titik.

Titik menceritakan, kronologi kejadian. Ketika anak Harimau Benggala itu dikeluarkan dari kandang sekitar pukul 13.00 WIB, dikawal oleh dia keeper. Satu keeper yang memegang tali dan satunya mengawal di depan.

Saat dikeluarkan dan digiring ke lokasi spot foto, anak Harimau Benggala ini terkejut dan menerkam yang ada di sekitarnya. Kebetulan, saat itu yang paling dekat ialah korban bersama rombongannya.

Mengenai anak Harimau Benggala itu, setelah kejadian itu tidak akan dijadikan hewan untuk objek berfoto.

"Tentu ke depan anak harimau itu tidak akan digunakan sebagai hewan untuk berfoto. Sudah kami amankan di kandangnya. Jatim Park ini merupakan tempat wisata konservasi binatang, tentu hewan-hewannya juga sudah ramah dan terbiasa berinteraksi dengan manusia," imbuh Titik.

Dari pantauan SURYAMALANG.COM, pasca kejadian itu hingga saat ini arena foto masih ditutup.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help