Home »

Batu

Malang Raya

Lihat Tempat Seperti Ini Malah Jadi Lokasi Transaksi Narkoba

Siti yang merupakan seorang ibu rumah tangga ini mengaku membeli sabu-sabu dari Hari untuk dipakai dan dijual

Lihat Tempat Seperti Ini Malah Jadi Lokasi Transaksi Narkoba
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Kapolres Kota Batu mengamankan dua tersangka pengedaran narkoba, di Polres Kota Batu, Jumat (17/3) 

SURYAMALANG.COM, BATU - Lokasi transaksi narkoba benar-benar bisa di mana saja. Halaman sebuah rumah sakit di kota Batu ini jadi salah satu lokasi transaksi pengedar narkoba.

Siti (24) dan rekannya Hari (30) diringkus polisi setelah kedapatanbertransaksi narkoba jenis sabu-sabu di tempat parkir rumah sakit di Kota Batu pada 27 Februari pukul 19.30 WIB.

Saat itu Siti kedapatan membeli sabu-sabu dari Hari.

Siti yang merupakan seorang ibu rumah tangga ini mengaku membeli sabu-sabu dari Hari untuk dipakai dan dijual. Siti warga Bumiaji dan Hari warga Pandanrejo diketahui sebagai pengedar dan pemakai narkoba sejak 6 bulan ini.

Kapolres Kota Batu, AKBP Leonardus Simarmata, mengatakan penangkapan pengedar dan pemakai narkoba ini merupakan operasi acak tempat yang dilakukan oleh pihak kepolisian. Dikatakannya masih ada satu lagi pelaku pengedaran yang merupakan rekanan dari kedua tersangka ini.

“Masih satu lagi yang jadi DPO. Karena tersangka atas nama Hari ini mendapatkan sabu-sabu dari inisial K yang masih jadi DPO. Kasus ini terus kami lakukan,” kata Leo (Leonardus), Jumat (17/3).

Barang bukti yang didapat dari penangkapan berupa uang hasil jual sabu-sabu sebesar Rp 700 ribu, dan sabu-sabu sebanyak 2 poket.

Akibat perbuatannya ini tersangka dikenai pasal 114 ayat 1 tentang pengedaran narkotika, dengan hukuman penjara minimal 5 tahun penjara.

Leo menjelaskan, sasaran tempat parkir dijadikan sebagai tempat pengedaran narkoba merupakan hal yang perlu diwaspadai oleh masyarakat. Transaksi pengedaran dan lokasi pemakaian narkoba bisa di mana saja.

“Kami mengimbau kepada seluruh elemen masyarakat, agar selalu respon jika ada gerak-gerik yang mencurigakan. Jangan sampai lengah. Meskipun di tempat parkir ini banyak aktivitas masyarakat,bukan berarti pengedaran itu tidak dapat diketahui,” ungkap Leo.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help