Home »

Batu

Malang Raya

VIDEO : Pria Asal Kota Batu Ini Hidup Bersama Ribuan Tarantula di Rumahnya

Ribuan tarantula itu mulai tarantula masih kecil sampai tarantula dewasa. Tarantula itu ditaruh dalam akuarium dan toples

SURYAMALANG.COM, BATU - Hanya orang pemberani yang mau memeliharan tarantula. Steve Stanley (38), misalnya.

Dia mengenakan pakaian santai sedang mengutak-atik tarantula peliharaannya saat SURYAMALANG.COM menemui di kediamannya di Perumahan Dipenegoro, Kota Batu, Senin (13/3/2017).

Ada sekitar 2.000 tarantula yang ditaruh dalam kamar tertutup. Ribuan tarantula itu mulai tarantula masih kecil sampai tarantula dewasa. Tarantula itu ditaruh dalam akuarium dan toples. Setiap akuarium ada satu tarantula.

Stanley mengaku cinta binatang impor ini sejak berusia empat tahun. Saat itu dia suka bermain di taman dengan binatang seperti kumbang, kepik, dan tarantula. Akhirnya dia ingin memelihara tarantula daripada serangga lain. Sebab, hidup tarantula lebih panjang.

“Bisa sampai 20 tahun. Kalau serangga kan tidak sampai 20 tahun,” ujar pria asal Cepu ini.

Dia mulai membeli tarantula jenis Ren Knee dari Amerika pada 2006. Tarantula pertama miliknya seharga Rp 3,5 juta. Lama-kelamaan koleksinya bertambah sampai 2.000 ekor. Sebab, tarantula bertelur sampai 500 butir sekali bertelur.

Dia tidak menjual tarantula miliknya. Dia memelihara tarantula hanya untuk sebagai hobi. Dia sudah mengoleksi 50 jenis tarantula, mulai jenis Asia-Afrika Old World sampai Amerika New World.

Stanley tidak pernah digigit tarantula peliharaannya. Menurutnya, merawat tarantula tidak sembarangan agar tidak digigit. Gigitan tarantula bisa menyebabkan demam atau panas, namun tidak sampai menimbulkan kematian.

“Memelihara tarantula ini asyik. Tidak ribet. Harus mandikan, dan bersihkan kandang. Makan saja hanya sekali dalam sebulan. Tidak ada kotoran. Mungkin hanya ganti kulit,” ungkapnya.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help