SuryaMalang/

Arema Malang

Cerita Di Balik Nadzar Aremania Joko Wicaksono, Sempat Sembunyikan Rencana, Lalu. . .

Joko Wicaksono (42) korwil Aremania Kasin, Sukun Malang mengaku bersyukur akhirnya bisa memenuhi nadzar

Cerita Di Balik Nadzar Aremania Joko Wicaksono, Sempat Sembunyikan Rencana, Lalu. . .
SURYAMALANG.COM/Alfi Syahri Ramadan
Joko Wicaksono (tengah bertopi biru) memegang trophy Piala Presiden 2017 setelah melakukan Nadzar berjalan kali dari Stadion Kanjuruhan ke Kantor Arema FC Jl Kertanegara 

SURYAMALANG.com, MALANG - Joko Wicaksono (42) korwil Aremania Kasin, Sukun Malang mengaku bersyukur akhirnya bisa memenuhi nadzar jalan kaki dari Stadion Kanjuruhan ke kantor Arema FC Jl Kertanegara Malang Sabtu (18/3/2017).

Nadzar tersebut Ia lakukan setelah Arema sukses menjadi Juara Piala Presiden 2017.

Menurutnya, Ia sudah merencanakan nadzar tersebut cukup lama dan akhirnya ketika Arema FC sukses menjadi kampiun Piala Presiden 2017, nadzar tersebut Ia wujudkan.

"Sebenarnya sejak Piala presiden 2015 lalu saya sudah punya rencana, tapi pada waktu itu saya masih belum berani ngomong kepada siapapun,

Akhirnya saya baru berani bicara ke teman-teman ya pada gelaran Piala Presiden 2017 ini.

Alhamdulillah Arema FC bisa juara dan saya bisa menunaikan nadzar ini," ucapnya saat ditemui setibanya di Kantor Arema Jl Kertanegara Malang.

Pria yang memiliki 3 orang anak ini mengatakan bahwa melakukan nadzar tersebut sebagai bentuk kecintaanya kepada Arema FC.

Ia juga berterima kasih atas dukungan dari aremania dan juga managemen atas suport terhadap nadzarnya tersebut.

"Saya ini sudah jadi Aremania sejak Arema berdiri. Jadi nadzar ini merupakan bentuk kecintaan saya pada Arema.

Saya juga berterima kasih atas dukungan dari teman-teman Aremania, pihak kepolisian bahkan juga dari managemen atas apa yang saya lakukan ini," tambah Joko yang sehari-hari bekerja di pertamanan makam ini.

Halaman
12
Penulis: Alfi Syahri Ramadan
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help