SuryaMalang/

Malang Raya

Investor Pasar Blimbing, PT Karya Indah Sukses, Layangkan Surat Teguran ke Pemkot Malang

Abdul Salam yang ditemui SURYAMALANG.COM, Senin (20/3/2017), membenarkan membikin surat tersebut. Ia menyebutnya sebagai surat teguran untuk Pemkot.

Investor Pasar Blimbing, PT Karya Indah Sukses, Layangkan Surat Teguran ke Pemkot Malang
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Abdul Salam - kuasa hukum PT KIS 

"Sekali lagi saya minta ketegasan Pemkot, terutama wali kota," pungkas Salam.

Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan Kota Malang Wahyu Setianto terus mengupayakan agar relokasi bisa dilakukan secepatnya. Ia mengakui masih ada dua sub koordinator yang belum menyatakan sikap terkait rencana penempatan pedagang (block plan).

"Tetapi koordinator lain meminta supaya mereka ditinggal saja. Saat ini saya juga masih koordinasi untuk pertemuan di dewan, saya harapkan bisa secepatnya. Saya harap bisa pekan ini ada kesepakatan di dewan, sehingga kesepakatan kuat," ujar Wahyu.

Ia juga terus berkoordinasi supaya tidak ada gugatan hukum terkait persoalan itu.

Sedangkan Ketua KOmisi C DPRD Kota Malang Bambang Soemarto, yang sejak awal ditunjuk oleh Ketua DPRD Kota Malang untuk menjadi fasilitator persoalan itu, menegaskan pihaknya masih menunggu laporan dari Pemkot dalam hal ini Dinas Perdagangan.

"Kami hanya tinggal menunggu kesepakatan dari Pemkot, pedagang, dan investor. Beberapa kali kami pertemukan mereka, dan terakhir tinggal membahas block plan. Kalau semua sudah sepakat, tinggal tanda tangan di gedung dewan, supaya kesepatan itu kuat dan tidak diingkari," tegas Bambang.

Terkait ancaman pembangunan dari investor, Bambang meminta, pembangunan itu dilakukan ketika semua persoalan sudah selesai dan jelas.

"Sebenarnya saya senang saja kalau makin cepat dibangun, sekarang siapa yang mau pasar kumuh. Tetapi harus diingat, pembangunan dilakukan kalau semua 'clear'. Tidak ada persoalan lagi, dan semua izin pembangunan juga dipenuhi," tegasnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help