SuryaMalang/

Malang Raya

Seperti Kanjeng Dimas, Pria Asal Jakarta Ini Ngaku Bisa Tarik Uang dari Bank Gaib, Begini Caranya

Selain istighosah, juga ada wirid dan salat malam.Tersangka minta para korban memberi uang untuk syarat dan keperluan setelah ritual berakhir.

Seperti Kanjeng Dimas, Pria Asal Jakarta Ini Ngaku Bisa Tarik Uang dari Bank Gaib, Begini Caranya
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Jona Aditya alias Iwan Junaedi setelah ditangkap polisi di Mapolsek Gondanglegi, Senin (20/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, GONDANGLEGI – Jona Aditya alias Iwan Junaedi (35) harus mendekam di sel Mapolsek Gondanglegi. Warga Kelurahan Kramat, Kecamatan Senin, Jakarta diduga telah melakukan penipuan.

Seorang korban, Basori Alwi (50) mengaku bertemu dengan tersangka saat istighosah di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang. Dalam pertemuan awal tersebut, tersangka bercerita soal uang amanah sebesar Rp 73 miliar yang disimpan di bank gaib. Uang tersebut bisa dicairkan dengan ritual secara kontinu.

“Saya dan teman-teman tertarik dengan uang amanah yang katanya dari bank gaib tersebut,” kata Basori kepada SURYAMALANG.COM di Mapolsek Gondanglegi, Senin (20/3/2017) sore.

Basori bersama korban lain setia ikut ritual yang dilakukan tersangka. Selain istighosah, juga ada wirid dan salat malam.Tersangka minta para korban memberi uang untuk syarat dan keperluan setelah ritual berakhir.

“Saya memberi uang  secara bertahap. Saya telah menyerahkan uang mencapai Rp 70 juta. Sedangkan korban lain ada yang setor sampai Rp 300 juta,” ucap Basori.

Tersangka berjanji akan membagi uang uang amanah dari bank gaib kepada para korban. Pembagian disesuaikan jumlah setoran kepada tersangka.

“Karena ingin mendapat bagian uang amanah, saya dan teman-teman selalu membayar biaya ritual,” ucap Basori.

Sementara itu, Kasubag Humas Polres Malang, AKP Dian Vicky Sandhi mengakui pihaknya telah menangkap tersangka. Tersangka ditangkap di sebuah rumah di Desa Putukrejo, Kecamatan Gondanglegi. Petugas menyita barang bukti berupa seperangkat alat ritual, lima keris, sebuah tombak, 79 biji diduga emas lantakan, dan 15 kardus kosong diduga untuk tempat uang amanah.

“Kami masih kembangkan kasus ini,” tutur Dian Vicky Sandhi.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help