SuryaMalang/

Malang Raya

Ternyata Belum Semua Kampus Punya Pusat Karir, Ini Perintah dari Kemristekdikti

Pusat karir juga berfungsi sebagai tracer study untuk melacak keberadaan alumni setelah bekerja, posisi, dan gaji mereka.

Ternyata Belum Semua Kampus Punya Pusat Karir, Ini Perintah dari Kemristekdikti
SURYA/NENENG USWATUN HASANAH
Caption: Sosialisasi tim pakar pusat karir Direktorat Kemahasiswaan, Dirjen Belmawa, Kemenristekdikti mengenai bantuan layanan pusat karir untuk perguruan tinggi di Jatim, Senin (20/3/2017) bertempat di Universitas Islam Malang (Unisma). 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Tim pakar pusat karir Direktorat Kemahasiswaan, Dirjen Belmawa, Kemenristekdikti sosialisasikan bantuan layanan pusat karir untuk perguruan tinggi di Jatim, Senin (20/3/2017) bertempat di Universitas Islam Malang (Unisma).

Sosialisasi yang dihadiri oleh 50 pengelola pusat karir perguruan tinggi di Jatim tersebut bertujuan mempersiapkan perguruan tinggi untuk mempersiapkan usulan program pusat karir kampus mereka.

Tim pakar pusat karir Kemenristekdikti mengatakan sosialisasi tersebut dibedakan menjadi dua fokusan yakni perguruan tinggi yang belum memiliki pusat karir dan perguruan tinggi yang telah memiliki pusat karir yang disebut sebagai program pusat karir lanjutan.

"Sebanyak 400 perguruan tinggi di Indonesia telah memiliki pusat karir namun masih banyak yang belum memiliki. Bukan karena mereka tidak melakukan tugas, tetapi karena jenis pusat karir dilaksanakan oleh lembaga terkait," ujar Dr Dyah Werdiningsih, salah satu tim koordinator pusat karir Kemenristekdikti.

Pusat karir penting dimiliki oleh perguruan tinggi karena bertugas mempersiapkan calon lulusan sebelum terjun ke dunia kerja. "Sejak masih berstatus mahasiswa baru, mereka sudah dibekali soft skill, antara lain pelatihan penulisan karya ilmiah, kemampuan berpikir kritis, leadership, kewirausahaan, dan pembekalan dunia kerja," jelas dosen FKIP Unisma itu.

Pusat karir juga berfungsi sebagai tracer study untuk melacak keberadaan alumni setelah bekerja, posisi, dan gaji mereka.

Kemenristekdikti mempersiapkan sekitar Rp 50 juta untuk pengembangan pusat karir dan pusat karir lanjutan tiap-tiap perguruan tinggi. (nh)

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help