SuryaMalang/

Nasional

Ternyata Si Cantik 'Ratu' Warung Kopi Tinggalkan Dunia Sinetron karena Ini

Andita mengawali usahanya merintis dunia hiburan meski sebagai figuran, tetapi wajah perempuan berumur 23 tahun ini kerap kali mampang di televisi.

Ternyata Si Cantik 'Ratu' Warung Kopi Tinggalkan Dunia Sinetron karena Ini
TRIBUNJATIM.COM/NUR IKA ANISA
Pemilik warung makanan dan kopi Andita Lela Karlita saat ditemui di warung miliknya Jalan Nganjuk-Sawahan, Jalur Air Terjun Sedudo, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, pada Minggu (19/3/2017). Sebelum kelola warung makanan, Anindita sempat menjadi figuran FTV dan figuran sinetron di Jakarta. 

SURYAMALANG.COM, NGANJUK- 'Ratu' Warung kopi yang cantik terungkap adalah seorang mantan bintang sinetron. si Cantik bernama Andita Lela Karlita itu kini turut mengembangkan usaha warung makanan milik orang tuanya di Desa Kuncir, Kecamatan Ngetos, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.

"Kalau aku memang pengennya punya rumah makan sendiri dari dulu," ujarnya di warungnya, Minggu (19/3/2017).

Andita kemudian bercerita soal kisah usaha warung makan keluarganya yang sempat gulung tikar di Jakarta dan mengharuskan keluarganya pergi ke Kabupaten Nganjuk.

Lima Tahun lalu, kata Andita ketika kedua orang tua dan tiga adiknya kembali ke desa, Ita tetap hidup di Jakarta, bersekolah dan menjadi figuran di beberapa FTV dan Sinetron.

Alumnus SMK Makarya I, Pondok Pinang, Jakarta Selatan ini juga mengatakan pilihannya mengawali dunia entertaimen karena rasa keinginannya berpenghasilan lebih.

"Aku dulu lulus SMK, enggak punya ijazah sekolah tinggi jadi aku pikir apa ya kerjaan yang punya penghasilan lumayan," ujarnya.

Setelah lulus SMK, wanita kelahiran Sumedang ini mulai mengikuti dunia entertaiment yang diawalinya sebagai penonton bayaran kemudian mengikuti casting figuran di beberapa televisi swasta.

Andita mengawali usahanya merintis dunia hiburan meski sebagai figuran, tetapi wajah perempuan berumur 23 tahun ini kerap kali mampang di televisi.

Tapi setelah enam tahun menjadi figuran, sekitar 2016 Andita memutuskan menyusul orang tuanya ke Kabupaten Nganjuk.

"Alasannya mau bantu ibu jualan di warung, mau meramaikan warungnya, kalau ramai uangnya bisa bayar utang sama biaya hidup sehari hari," katanya tersenyum.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help