Malang Raya

Tim LPBH NU Ungkap Kejanggalan Dakwaan Kasus Pencurian Kayu untuk Musala di PN Kabupaten Malang

Abdul Fatah menjelaskan banyak pertanyaan dalam dakwaan pencurian kayu mahoni untuk perbaikan musala tersebut.

Tim LPBH NU Ungkap Kejanggalan Dakwaan Kasus Pencurian Kayu untuk Musala di PN Kabupaten Malang
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Terdakwa Ahmad Kusnen bersama kuasa hukumnya di PN Kepanjen, Senin (20/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Sidang lanjutan pencurian kayu mahoni dengan terdakwa Ahmad Kusnen (48) kembali di gelar di PN Kepanjen, Senin (20/3/2017).

Agenda sidang pimpinan Edy Antonno itu pembacaan pledoi terdakwa oleh tim penasehat hukum dari Lembaga Penyuluhan dan Bantuan Hukum (LPBH) NU Kabupaten Malang.

“Kami persilakan tim penasehat hukum terdakwa membacakan pledoinya,” kata Edy Antonno setelah membuka sidang.

Tim LPBH NU Kabupaten Malang, Abdul Fatah SH membacakan pledoi setelah 13 halaman. Inti pledoi tersebut adalah terdakwa tidak sependapat atas uraian pembuktian JPU mengenai tuntutan pidana yang dituduhkan kepada terdakwa.

“Kami berharap majelis hakim mempertimbangkan materi pledoi tim penasehat hukum, dan terdakwa bisa dibebaskan dari semua tuntutan,” kata Abdul Fatah.

Setelah pembacaan pledoi, majelis hakim menunda lagi sidang pencurian kayu mahoni tersebut.

“Agenda sidang berikutnya adalah tanggapan JPU atas pledoi terdakwa. Sidang juga akan menetapkan putusan,” kata Edy Antonno.

Ditemui usai sidang, Abdul Fatah menjelaskan banyak pertanyaan dalam dakwaan pencurian kayu mahoni untuk perbaikan musala tersebut. Dia mencontohkan status tanah tempat pohon yang ditebang oleh terdakwa. Ternyata tanah tersebut berada di kawasan tanah desa. Apalagi Perhutani belum bisa membuktikan kalau lokasi pohon mahoni yang ditebang itu masuk kawasan hutan.

“Kami berharap majelis hakim mempertimbangkan hal-hal yang kami susun dalam pledoi sebelum mengambil keputusan vonis,” tutur Abdul Fatah.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help