Home »

Batu

Malang Raya

Uang Palsu Beredar di Kota Batu, Awas Jangan Sampai Jadi Korban, Ini Modus Peredarannya

Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata mengatakan tersangka ditangkap saat bertransaksi dengan anggota kepolisian yang berpura-pura menukarkan uang

Uang Palsu Beredar di Kota Batu, Awas Jangan Sampai Jadi Korban, Ini Modus Peredarannya
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Kapolres Batu AKBP Leonardus Simmarmata menunjukan barang bukti uang palsu pecahan Rp 100.000 yang disita dari dua tersangka di Mapolres Kota Batu, Senin (20/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dua tersangka pengedar uang palsu (upal) di Kota Batu ditangkap Polres Batu. Kedua tersangka itu adalah Eri Prastiyo tukang bangunan warga Kecamatan Batu dan Ferry Suroso, warga Kota Malang.

Kedua tersangka itu menggunakan trik 1:2 untuk menjalankan aksinya. Yakni dengan menukarkan uang Rp 100 ribu akan dapat Rp 200 ribu.

Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata mengatakan tersangka ditangkap saat bertransaksi dengan anggota kepolisian yang berpura-pura menukarkan uang pada 15 Maret.

“Anggota kami menukarkan uang sebesar 1 juta rupiah dan mendapatkan uang sebesar 2 juta rupiah. Awalnya anggota kami menukarkan uang di tersangka Eri. Lalu Eri mengaku mendapatkan uang itu dari tersangka Ferry,” kata Leo saat gelar perkara, Senin (20/3/2017).

Namun, ketika Eri dapat uang palsu dari Ferry dengan bandingan 1:3. Uang palsu yang diamankan sebagai barang bukti terlihat hampir mirip dengan uang asli. Dari permukaan yang rata dan terlihat rapi serta motif pada uang palsu itu terlihat asli.

Namun dari segi warna terlihat sedikit buram dan keungu-unguan. Adapun barang bukti yang diamankan, yakni uang palsu sebesar Rp 2,2 juta, handphone, satu unit sepeda motor dan jaket warna hitam. Atas perbuatannya, tersangka dikenai Pasal 36 ayat 2 jo Pasal 26 ayat 2 dan atau ayat 3 UU RI Nomor 7/2011 tentang mata uang.

Hukuman penjara paling lama 10 tahun dan denda maksimal Rp 10 miliar. Pasal kedua yang dikenakan adalah Pasal 36 ayat 3 jo Pasal 26 ayat 2 dan atau 3 UU RI Nomor 7/2011 tentang mata uang. Ancaman pidana penjara paling lama 15 tahun dan pidana denda maksimal Rp 50 miliar.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help