SuryaMalang/

Malang Raya

Inilah Penyebab KUD Dau Merosot dan Tidak Bisa Gaji Karyawan Selama 10 Bulan

Anang membantah manajemen tidak transparan. Laporan keuangan akan disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada 25 Maret 2017.

Inilah Penyebab KUD Dau Merosot dan Tidak Bisa Gaji Karyawan Selama 10 Bulan
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
KUD Dau di Jalan Sido Makmur 26, Dau, Kabupaten Malang. 

SURYAMALANG.COM, DAU - Nasib Koperasi Unit Desa (KUD) Dau di ujung tanduk. KUD Dau telah menutup beberapa unit usahanya, dan menunggak gaji karyawannya.

“Kami kalah kompetisi. Manajemen kurang tanggap menghadapi persaingan,” Wardi Anang Rianto S (51), Ketua KUD Dau kepada SURYAMALANG.COM, Senin (20/3/2017).

Anang mengakui ada sejumlah karyawan yang tidak digaji sampai 10 bulan. Menurutnya, tunggakan gaji itu akibat keuangan KUD yang tidak sehat. Penjualan beberapa aset belum bisa menutup kewajiban KUD Dau kepada karyawannya.

“Kopersi ini kondisinya tidak seimbang sekarang,” katanya.

Anang membantah manajemen tidak transparan. Laporan keuangan akan disampaikan dalam Rapat Anggota Tahunan (RAT) pada 25 Maret 2017.

“Saya akan laporkan semuanya dalam RAT nanti,” ungkapnya.

Anang mengaku tidak tau detail neraca keuangan KUD Dau. Bendahara yang paling tahu detail keuangan KUD Dau.

Keuangan KUD Dau hanya dilaporkan ketika RAT saja. Selama tidak RAT, Anang tidak pernah menjelaskan kepada karyawan terkait kondisi keuangan KUD Dau.

“Kalau keuangan ya bendahara,” tambahnya.

Sejak menjabat sebagai Ketua KUD Dau pada dua tahun lalu, kondisi keuangan sudah tidak berimbang. Untuk mengembalikan ke kondisi seperti semula, butuh ketelatenan, baik dari manajemen maupun karyawan. Namun, sampai sekarang belum bisa menolong kondisi KUD Dau.

Kondisi keuangan yang tidak berimbang itu akibat utang KUD Dau yang mencapai Rp 5,5 miliar. Utang itu belum bisa ditutup meskipun sudah sudah menjual banyak aset milik KUD Dau.

“Masih skala kecil. Jadi tidak bisa melunasi kewajiban membayar hutang,” terangnya.

Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help