SuryaMalang/
Home »

Batu

Malang Raya

Terkait Teror di SDK Sang Timur, Polres Batu Akan Panggil Dindik sebagai Saksi

“Kami siap jika dipanggil Polres Batu. Tapi sampai saat ini belum ada panggilan terkait hal itu ya. Bisa dikatakan Dinas Pendidikan ini juga korban,”

Terkait Teror di SDK Sang Timur, Polres Batu Akan Panggil Dindik sebagai Saksi
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
FOTO ARSIP - Sejumlah wali murid SDK Sang Timur, Kota Batu, menjemput anaknya yang pulang dari sekolah. Wali murid SDK Sang Timur mendapat teror telepon misterius 

SURYAMALANG.COM, BATU - Dinas Pendidikan (Dindik) Kota Batu siap saat dipanggil Polres Batu sebagai saksi kasus penipuan via teror telepon. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dindik Kota Batu, Dra Mistin, Selasa (21/3/2017).

BERITA TERKAIT : Teroris Telepon di SDK Sang Timur Kota Batu Tertangkap

Dikatakanya, pemalsuan tandatangan dirinya dan pemalsuan surat mengatasnamakan Dindik Kota Batu dan menyebarluaskan tanpa izin itu merupakan hal yang buruk.

“Kami siap jika dipanggil Polres Batu. Tapi sampai saat ini belum ada panggilan terkait hal itu ya. Bisa dikatakan Dinas Pendidikan ini juga korban,” kata dia kepada SURYAMALANG.COM.

Dalam pemalsuan yang mengatasnamakan Dindik Kota Batu dan tanda tangan Kepala Dinas Kota Batu itu, dipergunakan untuk mencuri data nomor wali murid di SDK Sang Timur pada Februari lalu.

Mistin menegaskan, bahwa pada surat yang dipakai oleh pelaku teror penipuan melalui telepon itu ialah kop surat yang lama. Tak hanya itu, kode surat pun juga bukan kode khusus Dindik Kota Batu.

“Kami selalu ada kode surat dan kop surat masuk dan keluar khusus. Yang dipakai itu bukan yang asli dan salah. Hal ini sudah diketahui oleh semua kelapa sekolah SD, SMP, dan SMAK/SMK,” imbuhnya.

Agar tidak kecolongan, Mistin selalu mengimbau kepada semua Kepala sekolah agar selalu mengklarifikasi jika ada surat yang masuk ke sekolahh dan mengatsnamakan Dindik Kota Batu. Ia menyatakan, kalau ada forum khusus kepala sekolah.

Sementara itu, Kapolres Batu AKBP Leonardus Simarmata, mengatakan bahwa akan memanggil Dinas Pendidikan Kota Batu terkait kasus ditangkapnya lima pelaku yang meneror wali murid SDK Sang Timur.

Dalam pemanggilan nanti, pihaknya akan menjadikan Dinas Pendidikan Kota Batu sebagai saksi.

“Ya itu (pemanggilan Dindik Batu) juga bagian dalam pengembangan kasus ini. Karena di antara mereka juga masih ada jaringan lainnya, mereka ini jaringannya luas. Karena mereka bermain di seluruh daerah di Indonesia,” kata Leonardus.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, bahwa Polres Batu berhasil menangkap lima pelaku penipuan melalui telepon pada 16 Maret 2017.

Pelaku ini ditangkap di Depok, Jawa Barat. Pelaku meneror sejumlah nomor wali murid SDK Sang Timur dengan menyatakan anak dari wali murid itu terjatuh di kamar mandi sekolah.

Di mana pelaku ujung-ujungnya meminta sejumlah uang untuk ditransfer. Setidaknya ada 30 wali murid yang menjadi korban teror telepon itu. Namun, dari 30 itu belum ada yang melapor kalau telah mengirim sejumlah uang.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help