SuryaMalang/

Malang Raya

Keluar Penjara, Begini Sepak Terjang Lukito Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Nasdem

Lukito menyalami semua wartawan yang hadir sambil tersenyum. Kebetulan di saat yang sama anggota Partai Nasdem yang lain tengah ada acara partai

Keluar Penjara, Begini Sepak Terjang Lukito Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Nasdem
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Lukito Eko Purwandono (kanan), anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Nasdem, saat audensi dengan pedagang pasar tradisional, Rabu (22/3/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEPANJEN - Untuk pertama kalinya usai bebas dari penjara, anggota DPRD Kabupaten Malang dari Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Lukito Eko Purwandono, ikut audensi dengan pedagang pasar tradisional, Rabu (22/3/2017). Lukito terlihat percaya diri, setelah kembali aktif menjadi anggota dewan.

Seusai audensi, Lukito menyalami semua wartawan yang hadir sambil tersenyum. Kebetulan di saat yang sama anggota Partai Nasdem yang lain tengah ada acara partai di Surabaya. Lukito mengaku sengaja tidak ikut ke acara tersebut.

"Kalau saya ikut kan nanti konflik lagi. Saya ini seperti anak tiri (Partai Nasdem)," ujar Lukito sambil tertawa.

Lukito menambahkan, dirinya bisa langsung aktif setelah bebas dari penjara. Sebab sebelum dipenjara, dirinya sudah mengajukan surat izin ke pimpinan dewan. Dengan izin tersebut dirinya tidak dihitung bolos selama menjalani hukuman.

Surat tersebut dibuat pada 17 Oktober 2016, atau dua hari sebelum dirinya dieksekusi Kejaksaan Negeri Kabupaten Malang. Dengan demikian, meski selama dipenjara tidak ikut rapat paripurna sebanyak enam kali, Lukito tidak bisa di-PAW (Pergantian Antar Waktu).

"Saya bukan bolos, karena sudah mengajukan izin," tegasnya.

Kuasa hukum Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten Malang, Eko Setyo Cahyono mengatakan, surat izin masuk penjara itu terasa janggal. Karena itu pihaknya akan melakukan kajian terkait surat izin tersebut. Sebab surat izin masuk penjara dinilai kontradiksi dengan syarat pencalonan seorang aggota DPRD.

"Sebelum mencalonkan diri sebagai anggota DPRD mereka harus mendapatkan SKCK (Surat Keterangan Catatan Kepolisian). Ini masuk penjara kok malah ada izinnya," ujar Eko.

Saat ini Lukito masih terus melawan putusan Partai Nasdem yang memecatnya. Sebelumnya gugatan Lukito ditolak oleh Pengadilan Negeri Kepanjen. Namun Lukito menyatakan banding.

Sebelumnya Lukito dicecar Partai Nasdem karena melakukan perzinahan dengan Itje Tresnawati, istri seorang pengusaha. Kasus ini sempat masuk ke pengadilan, dan Lukito dijatuhi hukuman lima bulan penjara. Lukito dieksekusi pada 19 Oktober 2016, dan bebas pada 17 Maret 2017 kemarin.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help