Travelling

PDAM Kabupaten Malang 'Sulap' Sumberpitu Jadi Destinasi Wisata, Desainnya Dibikin Korea Selatan

“Desainnya sudah jadi, baik desain gambar miniatur, sampai videonya. Tinggal kami ajukan ke Pak Bupati untuk mendapatkan persetujuan,”

PDAM Kabupaten Malang 'Sulap' Sumberpitu Jadi Destinasi Wisata, Desainnya Dibikin Korea Selatan
SURYAMALANG.COM/David Yohanes
Sumberpitu di Desa Duwet Krajan, Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang 

SURYAMALANG.COM, PONCOKUSUMO - Sumberpitu Desa Duwet Krajan, Kecamatan Poncokusumo telah menjadi sumber air baku Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Malang dan Kabupaten Malang. Namun kini PDAM Kabupaten Malang berniat menjadikan Sumberpitu sebagai tempat wisata baru.

Direktur Utama PDAM Kabupaten Malang, Syamsul Hadi mengatakan, sebelumnya perusahaanya telah melebarkan sayap usaha dengan meluncurkan air minum dalam kemasan, Tirta Kanjuruhan. Diharapkan Sumberpitu bisa menjadi bagian dari usaha PDAM, selain layanan air bersih.

“Desainnya sudah jadi, baik desain gambar miniatur, sampai videonya. Tinggal kami ajukan ke Pak Bupati untuk mendapatkan persetujuan,” terang Syamsul, Rabu (5/4/2017).

Syamsul menambahkan, ide membuat wisata di Sumberpitu setelah Syamsul mengunjungi lokasi wisata air di berbagai negara. Tidak main-main, desain rencana wisata baru ini dibuat oleh ahli dari Korea Selatan.

Jika disetujui, PDAM juga akan mengajukan bantuan anggaran ke pemerintah pusat. Nantinya tempat wisata Sumberpitu bukan semata menjadi bisnis PDAM semata. Namun pengembangan Sumberpitu juga ditujukan untuk melestarikan lingkungan dan mata air.

“Ada keseimbangan yang ingin dicapai. Selain memberikan sumber air bersih, bisa dinikmati keindahannya sebagai tempat wisata, namun lingkungan sekitar tetap terjaga lestari,” ujar Syamsul.

Di lokasi ini, pengunjung bisa menemukan beberapa air terjun kecil dari bukit. Agak ke bawah ada lubuk atau kedung, yang biasa dimanfaatkan warga untuk melakukan ritual. Ritual ini bisa dijadikan pertunjukan wisata.

“Di saat-saat tertentu warga setempat mengambil air di tempat tersebut untuk ritual. Itu bisa kita jual kepada wisatawan,” tambah Syamsul.

Namun untuk mencapai lokasi ini memang dibutuhkan usaha ekstra. Bisa juga ditempuh menggunakan jasa ojek dari perkumiman warga, dengan ongkos Rp 20 ribu. Karena itu pengembangan lokasi wisata ini nantinya diharapkan memudahkan akses bagi wisatawan.

Sebelumnya, pembangunan infrastruktur PDAM di Sumberpitu dikerjakan oleh Satuan Kerja (Satker) Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Pembangunan ini bersumber dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN).

Namun saat ini air dari Sumberitu belum bisa disalurkan ke pelanggan, karena belum ada kesepakatan harga antara Pemkab Malang dan PDAM Kota Malang.

Penulis: David Yohanes
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help