Travelling

Festival Kuliner Kota Malang, Anda Bisa Nikmati Bakso Apel, Dawet Lele Hingga Sego Witalo

Sayuran yang diolah antara lain daun kelor dan gambas, serta aneka minuman segar berkomposisi lidah buaya dan aneka buah.

Festival Kuliner Kota Malang, Anda Bisa Nikmati Bakso Apel, Dawet Lele Hingga Sego Witalo
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Peserta lomba cipta menu menunjukan hasil kreasinya dalam pembukaan Festival Kuliner di Jalan Tugu, Kota Malang, Sabtu (8/4/2017). Festival Kuliner ini diikuti 75 pelaku usaha kuliner dan lomba cipta menu yang diikuti 57 peserta. 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Aneka makanan olahan non beras tersaji di deretan stand di Festival Kuliner Kota Malang, Sabtu (8/4/2017). Makanan non beras ini disajikan sebagai menu utama, pembuka, maupun penutup.

Bahan yang diolah antara lain ubi atau ketela, dan jagung sebagai pengganti beras. Sayuran yang diolah antara lain daun kelor dan gambas, serta aneka minuman segar berkomposisi lidah buaya dan aneka buah.

Juga ada olahan makanan dari ikan dan tempe. Aneka olahan itu disajikan dan dilombakan.

Peserta Festival Kuliner menyajikan olahan itu, juga ada lomba memasaknya. Sedangkan satu tenda, berisi stand dari 57 kelurahan menampilkan sajian aneka olahan bahan-bahan non beras dan sayuran. Lomba cipta menu yang diikuti oleh kelurahan ini digelar oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Malang. Lomba ini memeriahkan Festival Kuliner yang digelar oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Malang.

Menurut Kepala Disbudpar Kota Malang Ida Ayu Made Wahyuni, Festival Kuliner diikuti oleh 75 pelaku usaha kuliner dan 57 kelurahan.

"Digelar dua hari dengan berbagai macam kegiatan. Hari ini lomba masak dan cipta menu memakai bahan non beras. Ada juga bazar kuliner, dan wokrshop singkat kuliner," ujar Ida.

Kegiatan selama dua hari ini diharapkan menarik wisatawan, untuk lebih mengenal wisata kuliner Kota Malang.

Kepala Tim Penggerak PKK Kota Malang Ny Dewi Farida Suryani yang membuka kegiatan itu mengharapkan kuliner Kota Malang bisa menjadi apa yang dicari wisatawan.

"Kuliner di Kota Malang ini sangat kreatif, termasuk yang dibuat oleh ibu-ibu rumah tangga. Saya harap hotel-hotel di Kota Malang menjembatani kuliner krearifitaa ibu-ibu ini dengan menyajikannya di hotel," tegas Farida.

Usai membuka acara itu, perempuan yang akrab dipanggil Umi Farida itu berkeliling ke sejumlah stand. Terlihat anek kuliner unik dan menampilkan ciri khas Malang.

Halaman
12
Penulis: Sri Wahyunik
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help