Travelling

VIDEO : Keindahan Gunung Raung, Kabut Pekat Berganti Langit Biru yang Memukau

SURYAMALANG.COM melakukan pendakian bersama pendaki dari berbagai daerah, sebut saja Jakarta, Bandung, Sidoarjo, Surabaya, Bali, dan Kalimantan

SURYAMALANG.COM, BANYUWANGI - Jawa Timur memiliki pesona dan daya tarik bagi kalangan pendaki. Di provinsi ini, berjajar gunung-gunung yang menjadi sasaran pendaki untuk menaklukkannya.

Sebut saja Gunung Semeru. Gunung tertinggi di Pulau Jawa ini adalah menu mainstream bagi para pendaki yang ingin menobatkan diri sebagai manusia tertinggi di Pulau Jawa. Kemudian, ada Gunung Arjuno dan Gunung Argopuro. Dua nama terakhir ini juga menjadi destinasi utama bagi pendaki.

Namun, dari tiga nama gunung di atas, ada satu gunung lagi yang tidak boleh dilewatkan. Gunung Raung, pesonanya sanggup membius daya jelajah para pendaki yang haus akan tanjakan ekstrem.

Gunung Raung
Gunung Raung didaki via Kalibaru, Banyuwangi. Gambar diabadikan dari Puncak Bendera, 27 Maret 2017. (Foto : SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko).

Gunung Raung memang tidak setinggi Semeru yang memiliki ketinggian 3676 mdpl. Namun, di Gunung Raung, aneka siksaan marabahaya tersaji. Raung, setinggi 3344 mdpl, memiliki trek pendakian yang lebih berat dari Semeru (bukan berarti meremehkan Semeru).

Dimulai dari Desa Kalibaru, Banyuwangi, pendakian Gunung Raung dilakukan. Akhir Maret 2017 lalu, SURYAMALANG.COM melakukan pendakian bersama pendaki dari berbagai daerah, sebut saja Jakarta, Bandung, Sidoarjo, Surabaya, Bali, dan Kalimantan.

Dalam pendakian ini, SURYAMALANG.COM dibantu oleh Profesional Team Guide dari SION Outdoor yang beralamat di Jl Jawa 2 Blok G No 9, Jember, Jawa Timur. SION Outdoor, melalui owner Simon PBS dan staf nyentrik Jayus, selain membantu dalam pengarahan trek pendakian, juga melakukan mentoring selama pendakian.

Segala rupa alat-alat pendakian, dikenalkan dan dipakaikan kepada para pendaki. Alat-alat ini terbilang 'asing' digunakan di pendakian gunung di Jawa Timur. Sebab, untuk meraih Puncak Sejati Gunung Raung, diperlukan alat-alat untuk climbing dan merangkaki tebing curam.

Helm, webbing, carabiner, figure, dan carnemantel misalnya. Alat-alat ini adalah 'senjata wajib' yang harus dipakai para pendaki yang ingin menggapai Puncak Sejati. SURYAMALANG.COM dan rombongan, berhasil menggapai Puncak Sejati di ketinggian 3344 mdpl pada 27 Maret 2017.

Sayang beribu sayang, dari Puncak Bendera hingga Puncak Sejati, cuaca tidak bersahabat. Kabut pekat menghalangi panorama, yang terlihat hanya lanskap putih. Namun, ketika perjalanan turun kembali ke Puncak Bendera, kabut menghilang berganti langit biru yang cerah.

Video di atas, adalah panorama di sekitaran Puncak Bendera (dalam perjalanan turun) ketika kabut pekat menghilang berganti penampakan langit biru yang indah. Silakan menikmati!

Penulis: Eko Darmoko
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help