Travelling

Libur Panjang Akhir Pekan, Ribuan Wisatawan 'Diserang' Kabut Gunung Bromo

Data tersebut juga mencatat, pengunjung BTS ini berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, ada sebagian yang datang dari mancanegara.

Libur Panjang Akhir Pekan, Ribuan Wisatawan 'Diserang' Kabut Gunung Bromo
SURYAMALANG.COM/Galih Lintartika
Sejumlah pengunjung menikmati keindahan Bukit Teletubies di Bromo Tengger Semeru, Jumat (14/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, PASURUAN - Puluhan ribu orang mengunjungi kawasan wisata Bromo Tengger Semeru (BTS), Jumat (14/4/2017) pagi. Diperkirakan hingga sore hari ini, tercatat ada 15.000 wisatawan yang mendatangi kawasan wisata BTS di libur panjang akhir pekan ini.

Data tersebut juga mencatat, pengunjung BTS ini berasal dari sejumlah daerah di Indonesia. Bahkan, ada sebagian yang datang dari mancanegara.

Ribuan pengunjung ini sudah memadati area BTS sejak Jumat dinihari. Mayoritas pengunjung ingin menyaksikan proses terbitnya matahari dari view penanjakan Bromo.

Namun sayangnya, pengunjung yang rela berjubel dengan banyak orang ini terpaksa gigit jari. Momentum terbitnya matahari yang dinantikan tak muncul. Sebab, kawasan Bromo diselimuti kabut tebal.

Bahkan, pukul 05.00, gerimis mengguyur kawasan penanjakan Bromo. Sejumlah pengunjung yang enggan basah kuyup akibat hujan memilih meninggalkan kawasan penanjakan.

Mereka menuju warung-warung di sekitar untuk membeli makanan dan minuman hangat. Hingga pukul 06.00, kabut masih menyelimuti penanjakan, sehingga proses terbitnya matahari tak dapat dinikmati.

Hal itu membuat sejumlah pengunjung kecewa. Brilian Pamula, pengunjung asal Surabaya mengaku sudah datang sejak Kamis malam. Ia menantikan momentum terbitnya matahari.

"Sayang sekali hunting foto terbitnya matahari gagal hari ini. Padahal tadi saya sudah menyiapkan kamera baru saya untuk memotret itu," katanya.

Kekecewaan itu pun tak berlangsung lama. Pengunjung mulai kembali ke kendaraan hartopnya masing-masing yang sudah disewa.

Mereka menuju tempat wisata di BTS lainnya yang tak kalah menarik dari penanjakan. Di BTS ini, tempat wisata kawah Gunung Bromo, Pasir Berbisik, Bukit Teletubies, dan masih banyak lagi.

Anggita, pengunjung asal Yogyakarta mengakui memang sengaja kedatangannya ke Bromo ini untuk menghabiskan liburan akhir pekan. Ia menyebut, selain ke Bromo, dirinya dan keluarga juga akan berkunjung ke Malang.

"Rencananya sih dadakan. Terus keluarga sepakat ke Bromo. Ya sudah kami ke Bromo, karena selama ini memang belum ada kesempatan datang melihat indahnya Bromo," terangnya.

Fasilitator Destinasi BTS dari Kementrian Pariwisata, Trisno Sudigdho, mengatakan, dari data awal yang didapatkannya, ada 15 ribu pengunjung untuk hari ini. Menurutnya, jumlah itu kemungkinan besar masih bertambah hingga hari Minggu mendatang.

Ia memprediksi puncak musim liburan pengunjung di Bromo ini Minggu dinihari.

"Jumlah itu secara keseluruhan, kalau detailnya belum kami rekap. Tapi intinya, hari ini kemungkinan sudah ada 15 ribu pengunjung yang datang ke BTS," tutupnya

Penulis: Galih Lintartika
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help