SuryaMalang/

Persib Bandung

Pelatih Persib Bandung Bocorkan Cara Arungi Liga dengan Format Satu Wilayah, Begini Katanya

Format satu kompetisi satu wilayah menjadi tantangan tersendiri bagi Persib. Persib Sudah Punya Cara Mengarunginya Seperti Apa? SIMAK

Pelatih Persib Bandung Bocorkan Cara Arungi Liga dengan Format Satu Wilayah, Begini Katanya
Persib.co.id
Pemain Persib Bandung dari kiri ke kanan, Michael Essien, Raphael Maitimo, dan Carlton Cole 

SURYAMALANG.com, BANDUNG - Format satu kompetisi satu wilayah menjadi tantangan tersendiri bagi Persib. Pangeran Biru belum pernah meraih trofi dengan format seperti ini.

"Format satu wilayah merupakan yang benar untuk sebuah kompetisi. Itu di satu sisi tapi di sisi lain, Persib belum pernah juara (dengan format ini)," kata Djanur, sapaannya, di mes Persib, Rabu (13/4/2017).

Sejak menjadi pelatih kepala Persib, Djanur sudah mengarungi tiga kompetisi bersama Pangeran Biru.

Prestasi terbaiknya, tentu saja, kala bisa mengantar Persib menjuarai LSI 2014. Hanya, kompetisi selama musim itu digelar dalam format dua wilayah.

Di kompetisi lain, musim 2013 dan ISC 2016, Persib hanya sanggup finis di peringkat empat dan lima.

ISC 2016 punya catatan tersendiri karena Djanur mengambil posisi pelatih di pertengahan musim, mengganti Dejan Antonic.

Terlepas dari itu, tiga musim tersebut cukup membuktikan bahwa Persib kesulitan meraih trofi saat liga digelar dalam format satu wilayah.

Format ini ideal karena mempertemukan tiap tim tapi juga menuntut konsistensi.

"Kalau menurut saya cara mengarunginya (kompetisi satu wilayah) beda, tidak boleh terpeselet dari awal (kick off)," ujarnya.

Semakin kehilangan poin sebuah tim, kans menjuarai kompetisi pun kian tertutup.

Tak ada kesempatan lain untuk juara selain memuncaki klasemen akhir. (*)

Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help