Home »

Batu

Malang Raya

Ribuan Bungkus Rokok Ilegal dari Kota Batu Diamankan, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta

biaya bea dan cukai per batang rokok sekitar Rp 530 untuk jenis SKM. Jika dikalikan dengan jumlah rokok yang disita, sekitar Rp 36 juta lebih

Ribuan Bungkus Rokok Ilegal dari Kota Batu Diamankan, Kerugian Ditaksir Puluhan Juta
SURYAMALANG.COM/Sany Eka Putri
Kepala Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi, Kantor Bea dan Cukai Malang (tengah) bersama Satpol PP, mengamankan ribuan bungkus dan batang rokok tanpa pita cukai, Selasa (18/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, BATU - Bea dan Cukai Malang mengamankan ribuan rokok ilegal tanpa pita cukai dari Kota Batu. Jumlahnya yakni 4961 bungkus dan 62 ribu batang. Jumlah itu didapat dari hasil penyitaan Satpol PP Batu sejak awal tahun 2017 hingga bulan April.

Dari jumlah itu ada 16 merek. Di antaranya Ashoka, Tebu Alami, Sumber Baru, Maha Dewa, Sang Juara, dan masih banyak lagi. Kepala Seksi Penyuluhan dan Pelayanan Informasi, Kantor Bea dan Cukai Malang, Surjaningsih mengatakan jumlah rokok ilegal itu masih dalam proses pengembangan dari Bea dan Cukai. Pihaknya masih belum bisa memberikan keterangan dari pabrik mana rokok itu.

"Ya itu masih dalam proses perkembangan dari kami. Kalau rokok masih belum bisa. Tapi kalau miras kami bisa menemukan lokasi di mana dibuat dan siapa yang menjual. Itu didapat dari Satpol PP yang melakukan penyitaan dari distribusi di Kota Batu," kata Surjaningsih kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (18/4/2017).

Ia menyatakan, meskipun masih belum bisa menghitung dengan pasti kerugian negara, disinyalir kerugian sekitar puluhan juta. Karena, biaya bea dan cukai per batang rokok sekitar Rp 530 untuk jenis SKM. Jika dikalikan dengan jumlah rokok yang disita, sekitar Rp 36 juta lebih.

Ia menambahkan dalam hal ini tidak ada yang dikenai penindakan. Karena hanya menjual. "Kalau memproduksi, bisa dikenai pasal. Berhak ditutup perusahaan yang memproduksi," imbuhnhya.

Sementara itu, Sekretaris Satpol PP Batu, Robiq Yunianto menambahkan, rokok tanpa pita cukai ini didapat dari toko klontong dan warung yang tersebar di Kota Batu. Namun, ia menyatakan, di Kota Batu tidak ada pabrik yang mendistribusikan rokok ilegal.

"Hanya penyebaran distribusi saja di Kota Batu. Untuk pabriknya tidak ada setelah ditelusuri sama anggota kami. Jadi ini kami dapatkan dari distributor yang hendak menjual di wilayah Kota Batu," kata dia.

Dari penemuan itu, paling banyak di wilayah Kecamatan Batu dari tiga kecamatan di Kota Batu. Ia menambahkan diperkirakan ada sekitar 16 pabrik, karena ada 16 jenis rokok tanpa pita cukai.

"Hal ini menjadi pelajaran bagi kita semua untuk terus mewaspadai terkait peredaran rokok ilegal di Kota Batu," pungkas dia.

Dari pantauan SURYAMALANG.COM ada 13 jenis rokok filter dan 3 jenis Kretek. Ada yang isinya 12 batang, 16 batang, dan 20 batang. Hampir sama dengan rokok yang ada pita cukai.

Penulis: Sany Eka Putri
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help