SuryaMalang/

Malang Raya

Mulai Lomba Sampai Atraksi Dilindas Motor, Ini Aksi Peduli Budaya Jawa Ala Siswa SMAN 6

Aneka lombanya yaitu tari, putri sinjang (pakai kain panjang), dan ada semacam stand up comedy dalam Bahasa Jawa disebut ngguyu ngadek,

Mulai Lomba Sampai Atraksi Dilindas Motor, Ini Aksi Peduli Budaya Jawa Ala Siswa SMAN 6
SURYAMALANG.COM/Sylvianita Widyawati
Aksi motor melindas atlet pencak silat di SMAN 6 Kota Malang di acara Java Heksa Festival, Kamis (20/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, KEDUNGKANDANG - Siswa SMAN 6 Kota Malang punya cara sendiri meneunjukkan kepedulian pada budaya Jawa. Mereka punya kegiatan berjuluk Java Heksa Festival, yang dilaksanakan pada Kamis (20/4/2017).

"Kalau event-event sekolah lain mengangkat budaya negara lain, kami beda karena menghargai budaya sendiri, " kata Arsyil Axel, ketua pelaksana acara kepada suryamalang.com.

Kegiatan ini sudah diadakan sebanyak tiga kali. Selain ada bazar makanan tradisional, seperti tahu telor, kue nagasari, kegiatan juga dimeriahkan dengan lomba-lomba untuk siswa SMP se Malang Raya.

Aneka lombanya yaitu tari, putri sinjang (pakai kain panjang), dan ada semacam stand up comedy dalam Bahasa Jawa disebut ngguyu ngadek, lomba kaligrafi aksara Jawa.

Juga ada galeri seni yang merupakan karya siswa SMAN 6 dengan tema bebas.

Selain lomba, acara juga diselingi dengan atraksi Eksul pencak silat. Bahkan sampai ada aksi mengangkan saat ada pesilat yang dilindas motor.

Eksul pencak silat itu terdiri dari dua perguruan yaitu Pilangbango dan Kera Sakti yang berkolaborasi.

Sementara tiga siswa SMPN 21 Kota Malang mengikuti lomba tari Topeng Sabrang. "Adanya lomba tari ini menambah pengalaman," kata Balqis yang tampil bersama dua temannya Nanda dan Nindi.

Ditambahkan Arsyil, ia ingin event seperti ini bisa mengenalkan siswa SMP ke SMAN 6. Apalagi sekolahnya berada di pinggiran Kota Malang

Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help