SuryaMalang/

Tahanan Polres Malang Kabur

BREAKING NEWS - Bermula dari Bra dan Payudara, 17 Tahanan Polres Malang Kabur

Pembawa gergaji besi itu saat ini sudah kami tangkap tadi pagi, dan sudah ditahan dengan tuduhan membantu melarikan diri tahanan Polres Malang

BREAKING NEWS - Bermula dari Bra dan Payudara, 17 Tahanan Polres Malang Kabur
SURYAMALANG.COM/Ahmad Amru Muiz
Kapolres Malang, AKBP Yade Setiawan Ujung, menunjukkan gergaji besi yang dibawa istri tahanan Polres Malang, Jumat (21/4/2017). Gergaji itulah yang dijadikan senjata 17 tahanan untuk kabur. 

Diduga, ungkap Yade Setiawan Ujung, setelah tahanan bernama Abdur Rohman mendapatkan gergaji besi maka mulai saat itu dilakukan penggergajian jeruji besi di atap kamar mandi tahanan secara bergantian.

Pemotongan jeruji besi yang dilakukan itu membutuhkan waktu lima hari hingga akhirnya bisa diputus dan dibengkokkan semuanya pada Rabu (19/4/2017) sehingga bisa digunakan oleh 17 tahanan untuk melarikan diri.

"Jadi sementara inisiator dari kaburnya 17 tahanan itu Abdur Rohman dan Noer Hadi, untuk bagaimana sampai penggergajian jeruji besi sampai tidak didengar penjaga masih terus kami dalami," ucap Yade Setiawan Ujung.

Untuk pembawa gergaji tersebut, tambah Yade Setiawan Ujung, dijerat dengan pasal 223 KUHP tentang membantu melarikan diri tahanan dan Pasal 170 KUHP tentang perusakan karena akibat barang yang dibawa menjadikan tahanan Polres Malang rusak, atau Pasal 406 KUHP tentang perbuatan merusakkan barang dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan penjara.

"Jeratan pasal untuk tersangka pembawa gergaji bisa bertambah sesuai dari hasil pengembangan pemeriksaan," tandas Yade Setiawan Ujung.

Sementara tersangka pembawa gergaji besi, Istianatul Khoiriyah tidak memberikan keterangan apapun ketika ditanya para wartawan di Mapolres Malang.

Tersangka hanya tertunduk di ruang pemeriksaan Polres Malang.

Penulis: Ahmad Amru Muiz
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help