SuryaMalang/

Malang Raya

Diserbu Pedagang ke Rumah Pribadinya, Begini Kata Wali Kota Malang M Anton

Sempat menemui mereka tetapi Anton menegaskan tidak bisa memenuhi permintaan pedagang itu.

Diserbu Pedagang ke Rumah Pribadinya, Begini Kata Wali Kota Malang M Anton
SURYAMALANG.COM/Hayu Yudha Prabowo
Foto Dok. Sejumlah pekerja membongkar lapak dan atap di tengah Pasar Penampungan Sementara Merjosari, Kota Malang, Kamis (13/4/2017). 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN  - Wali Kota Malang M Anton membenarkan kedatangan PKL Pasar Sementara Merjosari ke rumah pribadinya di Jl Tlogo Indah No 16 Kelurahan Tlogomas Kecamatan Lowokwaru Kota Malang, Jumat (21/4/2017) pagi. 

Sempat menemui mereka tetapi Anton menegaskan tidak bisa memenuhi permintaan pedagang itu.

"Kalau tuntutan mereka saya tidak bisa penuhi. Mereka meminta penetapan Pasar Merjosari sebagai pasar permanen. Pasar Merjosari kan dari awal statusnya penampungan, sementara," ujar Anton yang ditemui SURYAMALANG.COM di Balai Kota Malang, Jumat (21/4/2017).

Kawasan yang kini ditempati pasar sementara itu berdasarkan pemetaan di Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) diperuntukkan wilayah permukiman. Karenanya, kata Anton, pihaknya tidak bisa menabrak hal itu.

Anton menceritakan, dia bertanya dari mana asal mula para PKL itu berjualan. "Saya tanya juga di mana mereka berjualan sebelum di Merjosari. Kalau di Dinoyo ya kembali kesana," imbuhnya.

Puluhan PKL yang datang ke rumah pribadi Anton juga menuntut penghentian relokasi Pasar Merjosari. Terhadap tuntutan itu pun Anton tidak mau menyanggupinya.

Ia bersikukuh pasar sementara itu tetap akan dibongkar. "Harus tetap dibongkar," pungkasnya.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help