SuryaMalang/

Malang Raya

Wakil Rektor Universitas Brawijaya Sebut Tak Biayai Kampus Kediri

"Pembiayaan pembangunan kampus III UB sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kota Kediri," terang Prof Kusmartono.

Wakil Rektor Universitas Brawijaya Sebut Tak Biayai Kampus Kediri
SURYAMALANG.COM/Sulvi Sofiana
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, LOWOKWARU - Masalah pembangunan kampus III Universitas Brawijaya (UB) di Kediri, Jawa Timur, ditanggapi oleh Wakil Rektor 1 UB, Prof Kusmartono.

Mengenai kontraktor pembangunan kampus III UB, yaitu PT Duta Karya Perkasa (DKP) yang terlambat membayar 9 subkontraktor penyuplai material pembangunan, pria yang akrab disapa Kus itu mengaku tidak tahu-menahu.

"Pembiayaan pembangunan kampus III UB sepenuhnya ditanggung oleh Pemerintah Kota Kediri," terangnya pada SURYAMALANG.COM, Jumat (21/4/2017).

Sehingga, UB tidak menyumbang sedikit danapun pada pembangunan tersebut. PT DKP disebut belum membayar senilai lebih dari Rp 1 miliar.

Pembangunan kampus III UB ditujukan agar siswa asal Kediri dan sekitarnya tidak harus jauh-jauh ke Malang untuk berkuliah.

Kampus III UB Kediri memiliki 14 program studi jenjang S1 dan S2 dalam 8 fakultas, yaitu Fakultas Hukum, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Ilmu Administrasi, Fakultas Pertanian, Fakultas Peternakan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, dan Fakultas Ilmu Komputer.

"Kapasitas yang kami sediakan untuk UB Kediri adalah berkisar 500 mahasiswa," tutupnya

Penulis: Neneng Uswatun Hasanah
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help