SuryaMalang/

Pacitan

Sepintas Terlihat Seperti Raja Ampat, Padahal Lokasi Ini Ada di Pacitan Jawa Timur

Pantai ini tergolong baru karena baru dibuka menjadi objek wisata pada akhir 2016. Lokasinya ada di Desa Watukurung, Kecamatan Pringkuku, Pacitan

Sepintas Terlihat Seperti Raja Ampat, Padahal Lokasi Ini Ada di Pacitan Jawa Timur
SURYAMALANG.com/Adrianus Adhi
Pemandangan Pantai dari atas Bukit Cinta Pantai Kasap 

SURYAMALANG.com - Kabupaten Pacitan, Jawa Timur memiliki banyak pantai yang menarik dikunjungi. Mulai dari Pantai  Banyu Tibo, Pantai Srau, Pantai Klayar yang kini menjadi lokasi surfing, dan yang terbaru Pantai Kasap.

Pantai ini tergolong baru karena baru dibuka menjadi objek wisata pada akhir 2016. Lokasinya ada di Desa Watukurung, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan atau sekitar 38 kilometer dari pusat kota.

Pantai Kasap ini istimewa karena bersebelahan dengan empat pantai yang lain. Apabila berjalan dari Pintu masuk, maka pengunjung menjumpai Pantai Kasap, lalu Pantai Mbrecak, Pantai Denombo, kemudian Pantai Benteng Mati.

Seluruh pantai ini memiliki komposisi yang berbeda. Ada yang berupa hamparan pasir luas, bercampur batu karang, dan ada juga yang hanya berupa batu karang saja.

Inilah salah satu pantai di jejeran Pantai Kasap. Pantai ini namanya Pantai Denombo. Pantai ini berupa hamparan pasir yang luas.
Inilah salah satu pantai di jejeran Pantai Kasap. Pantai ini namanya Pantai Denombo. Pantai ini berupa hamparan pasir yang luas. (SURYAMALANG.com/Adrianus Adhi)

SURYA mengunjungi Pantai itu pada Rabu (19/4/2017) siang. Saat itu panas terik. Meski begitu, menelusuri pantai ini tak begitu begitu teduh karena jalan menuju pantai dikelilingi pepohonan yang rimbun.

Katinem (45) seorang penduduk sekitar bercerita kepada SURYAMALANG.com, kalau pantai ini ramai dikunjungi sejak dibuka pada akhir tahun lalu.

Selain pemandangan pantai, kata Katinem, pengunjung biasanya mendaki salah satu bukit untuk melihat pemandangan seluruh Pantai Kasap.

Warga menyebut lokasi perbukitan itu sebagai bukit cinta. Itu karena banyak muda-mudi yang mendaki bukit. Apa aktivitasnya? Selain melihat pemandangan, mereka juga berselfie ria.

“Pemandangan yang bagus dari atas bukit. Naik saja, jalan(rute)nya sudah ada,” katanya.

Walau demikian, pengunjung yang ingin mencoba mendaki puncak ‘Bukit Cinta’ harus berhati-hati. Apabila salah melangkah atau terpleset, maka anda bisa terjun ke laut. Belum terpasang pengaman menuju puncak bukit.

Halaman
12
Penulis: Adrianus Adhi
Editor: Adrianus Adhi
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help