Ponorogo

Walah, Pembina Pramuka Suka Pegang Itunya Siswi di Perpustakaan, Padahal . . .

Kepada polisi, tersangka mengaku melakukan aksi bejatnya saat korban berada di perpustakaan maupun di laboratorium sekolah.

Walah, Pembina Pramuka Suka Pegang Itunya Siswi di Perpustakaan, Padahal . . .
IST
Ilustrasi 

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Seorang  pembina pramuka Madrasah Tsanawiyah (MTs) di Kecamatan Ngrayun, Ponorogo bernama Asep Nurdin (44) ditangkap anggota Reskrim Polres Ponorogo karena kerap memegang payudara dan pantat 35 siswinya.

Kasatreskrim Polres Ponorogo, AKP Rudi Darmawan mengatakan tersangka sudah melakukan aksi bejatnya sejak setengah tahun lalu.

“Tersangka telah menjadi pembina pramuka di MTs itu sejak empat tahun silam. Tersangka mulai melakukan perbuatan bejatnya mulai pertengahan 2016 sampai awal 2017,” ujar Rudi Darmawan kepada SURYAMALANG.COM, Senin (8/5/2017).

Ulah bejat pembina pramuka terbongkar setelah tiga siswi yang menjadi korban melapor kepada kepala sekolah dan orang tuanya.

Rudi mengatakan Asep sempat kabur setelah tahu siswi yang dicabuli melapor ke atasannya. Asep kabur ke kampung halamannya di Sukabumi, Jawa Barat.

Polisi meringkus Asep di rumah keluarganya di Sukabumi pada akhir Maret 2017.

Kepada polisi, tersangka mengaku melakukan aksi bejatnya saat korban berada di perpustakaan maupun di laboratorium sekolah. Tersangka langsung memeluk dan memegang payudara, serta memegang pantat korban.

Polisi masih menyelidiki motif tersangka mencabuli siswi-siswinya, meskipun sudah berkeluarga.

Penulis: Rahadian Bagus
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved