Malang Raya

Kota Malang Didorong Kembangkan Digital Library, Ini Saran KemenPAN-RB

Herman Suryatman mengatakan kegiatan itu merupakan kegiatan studi tiru untuk melihat kondisi perpustakaan, layanan informasi, dan pengaduan.

Kota Malang Didorong Kembangkan Digital Library, Ini Saran KemenPAN-RB
SURYAMALANG.COM/Sri Wahyunik
Kabiro KemenPANRB Herman menunjukkan kartu anggota perpus kota malang 

SURYAMALANG.COM, KLOJEN - Paparan Wali Kota Malang Moch Anton tentang Perpustakaan Kota Malang di Kementerian Pendayaangunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) pekan lalu, membuat Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi kementerian tersebut tertarik.

Beberapa orang dari Biro itu, bahkan mendatangi Perpustakaan Kota Malang di Jl Ijen, Selasa (9/5/2017).

Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik KemenPAN-RB Herman Suryatman memimpin rombongan itu. Selain berkunjung ke Perpustakaan Kota Malang, rombongan juga berkunjung ke Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Malang.

Beberapa orang anggota biro itu juga berkunjung ke Poskamling Cerdas Kampung Literasi di Kelurahan Pandanwangi Kecamatan Blimbing.

Herman Suryatman mengatakan kegiatan itu merupakan kegiatan studi tiru untuk melihat kondisi perpustakaan, layanan informasi, dan pengaduan.

"Karena itu yang masuk tugas biro kami. Kebetulan beberapa waktu lalu Pak Wali juga pemaparan tentang Perpustakaan Kota Malang, dengan sejumlah layanannya," ujar Herman usai berkunjung ke Perpustakaan Kota Malang.

Di Perpustakaan Kota Malang, Herman mendaftar sebagai anggota perpustakaan itu. "Ternyata hanya lima menit pengurusannya," ujar Herman. Selain mencoba pengurusan kartu anggota, Herman juga mengecek katalog buku di komputer, kemudian mencocokannya di rak buku.

Herman juga melihat Pojok Anak, juga Layanan Pojok Braile di lantai dua Perpustakaan Kota Malang.

Herman memuji layanan di perpustakaan itu. Ia menyarankan supaya Perpustakaan Kota Malang mulai melayani perpustakaan digital (digital library). Sebab menurutnya, generasi Z lebih memanfaatkan dunia digital, termasuk untuk membaca buku.

"Saat ini dibutuhkan digital library terutama untuk generasi Z," imbuhnya. Ia menambahkan, apa yang dilihatnya di Perpustakaan Kota Malang akan diterapkan di Perpustakaan KemenPAN-RB.

Perpustakaan Kota Malang kini dilengkapi dengan 180 ribu buku, dengan jumlah anggota mencapai 8.644 orang. Setiap hari, rata-rata jumlah pendaftar baru di tempat itu mencapai 30 - 50 orang.

Penulis: Sri Wahyunik
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2018 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved