SuryaMalang/

Tulungagung

Pria Ini Kena Tumor di Lehernya, Kulitnya Pun Dipenuhi Benjolan, Tapi Tak Ada Biaya untuk Berobat

Hasil pemeriksaan medis menyebutkan benjolan di lehernya akibat tumor. Benjolan ini pernah dioperasi sekitar setahun lalu.

Pria Ini Kena Tumor di Lehernya, Kulitnya Pun Dipenuhi Benjolan, Tapi Tak Ada Biaya untuk Berobat
SURYAMALANG.COM/Didik Mashudi
Suwanto yang menderita benjolan di leher bersama ibunya, Tamini di rumahnya Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung. 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Sudah hampir setahun terakhir Suwanto (34) tersiksa akibat benjolan yang semakin membesar di lehernya. Sampai sekarang penyakitnya belum mendapat penanganan medis yang memadai.

“Saya tidak punya biaya untuk periksa ke rumah sakit. Akibat sakit ini, saya tidak bisa bekerja lagi,” ungkap Suwanto kepada SURYAMALANG.COM, Kamis (11/5/2017).

Warga Desa Bangoan, Kecamatan Kedungwaru, Kabupaten Tulungagung itu mengatakan hasil pemeriksaan medis menyebutkan benjolan di lehernya akibat tumor. Benjolan ini pernah dioperasi sekitar setahun lalu. Namun sekarang tumbuh kembali dan semakin membesar.

Malahan kondisi  benjolannya ujungnya telah memerah. Pembesaran di bagian leher itu membuat suara Suwanto tidak bisa keras.

Dokter di RSUD Dr Iskak yang memeriksanya kemudian merujuk Suwanto ke RSUD Dr Soetomo, Surabaya. Namun, Suwanto tidak punya biaya untuk datang ke RSUD Dr Soetomo.

“Saya tak punya biaya untuk pergi ke rumah sakit,” ungkapnya.

Kini Suwanto hanya pasrah dan berharap ada dermawan yang bersedia membantu pengobatannya.

“Setiap kali periksa,  saya pakai Kartu Indonesia Sehat (KIS). Tapi saya tak punya biaya untuk transpor ke Surabaya,” tambahnya. 

Sebelumnya Suwanto biasa bekerja serabutan.  Sejak tumornya membesar, dia tidak dapat bekerja lagi.

Suwanto juga mengalami batuk yang tidak kunjung sembuh. Penyakit itu membuat Suwanto semakin sakit dan sulit beraktivitas.

Suwanto pun mengalami kelainan di kulitnya. Tumbuh benjolan-benjolan kecil di sekujur tubuhnya. Penyakit itu juga diderita ibunya, Tamini.

“Dari tiga bersaudara, hanya saya yang memiliki benjolan di sekujur tubuh. Dua saudara lainnya tidak ada,” ungkapnya.

Penulis: Didik Mashudi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help