SuryaMalang/

Surabaya

Ini Jumlah Stok Bawang Putih Bulog Jatim untuk Operasi Pasar, Simak Harga dan Titik Operasi Pasarnya

Usep menyebutkan bila operasi pasar bawang putih itu dimulai Rabu (17/5/2017) di sekitar 14 titik. Tapi 14 titik itu tidak dilakukan di pasar-pasar

Ini Jumlah Stok Bawang Putih Bulog Jatim untuk Operasi Pasar, Simak Harga dan Titik Operasi Pasarnya
vemale.com
Ilustrasi. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Seiring rencana penyelenggaraan operasi pasar bawang putih oleh yang disampaikan Bulog sub Divre Malang, Bulog Divisi Regional (Divre) Jatim sudah membuat pernyataan resmi terkait stok operasi pasar bawang putih.

Kenaikan harga bawang putih di pasaran yang dikeluhkan konsumen membuat Bulog Divisi Regional (Divre) Jatim menyediakan stok 120 ton. Stok tersebut disebar untuk menstabilitaskam harga, yang dipasaran bawang putih per kilogram (kg) mencapai Rp 50.000 hingga Rp 55.000.

"Dari kami harga per kg kami patok sekitar Rp 28.000. Ini kami lakukan sebagai salah satu tugas kami sebagai stabilisator harga," kata Usep Karyana, Kepala Bulog Divre Jatim, saat menerima kunjungan anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo, Selasa (16/5/2017).

Lebih lanjut, Usep menyebutkan bila operasi pasar bawang putih itu dimulai Rabu (17/5/2017) di sekitar 14 titik. Ke-14 titik itu tidak dilakukan di pasar-pasar, tapi melalui Rumah Pangan Kita (RPK), bentukan Bulog.

Di RPK juga tersedia aneka bahan pokok, antara lain beras, gula, minyak goreng, dan tepung terigu. Dalam kesempatan itu, Usep menyebutkan bila stok beras dan gula di Bulog Jatim akan mencukupi hingga akhir tahun bahkan 12 bulan kedepan.

"Termasuk peningkatan konsumsi saat Ramadan dan Lebaran besok, stok beras lebih dari 600.000 ton, gula lebih dari 153.000 ton dan lainnya," jelas Usep.

Bambang Haryo, anggota Komisi VII DPR RI, saat di kantor Bulog Jatim, mengakui bila harga sembako di pasaran masih terpantau stabil. Meski antar pedagang ada perbandingan harga mulai Rp 500 hingga Rp 1.500 per kg.

"Terutama gula. Sesuai aturannya HET-nya Rp 12.500 per kg. Tapi di Pasar Wonokromo tadi ada yang harganya Rp 13.000 hingga Rp 14.500 per kg. Saya harap Dinas Perdagangan dan Bulog bisa melakukan pengawasan jangan sampai ada mafia atau oknum yang membuat harga naik. Kalau stok, ada jaminan terjaga, tentu aman," ungkap Bambang Haryo.

Dalam kesempatan itu, juga dilakukan pemantauan di RPK milik Bulog yang ada di halaman kantor. Rencananya mulai Rabu (17/5/2017), juga digelar pasar murah beras di depan pintu keluar kantor Bulog

Penulis: Sri Handi Lestari
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR
TRIBUNnews.com Network © 2017
About Us
Help